Bicara Tentang Kurikulum Merdeka Belajar, Ini yang Dicemaskan Nadiem

- Sabtu, 26 November 2022 | 20:12 WIB
Menteri Pendidikan Nadiem Makarim (nadiemmakarim)
Menteri Pendidikan Nadiem Makarim (nadiemmakarim)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem mengaku khawatir jika kurikulum merdeka belajar yang digagasnya akan berhenti manakala dirinya tak lagi jadi menteri. Lantaran selama ini seperti menjadi tradisi, jika ganti menteri maka ganti kurikulum.

Hal itu disampaikan Nadiem dalam acara Hari Guru Nasional. Acara tersebut berlangsung di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu 26 November 2022.

Baca Juga: Nadiem Makarim Luncurkan Platform Merdeka Mengajar dan Kurikulum Merdeka Belajar

Bermula dari pertanyaan yang diajukan oleh seorang guru dari Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur kepada Mendikbud Ristek Nadiem Makarim.

"Saya ingin bertanya terkait program guru penggerak. Apakah program guru penggerak ini tetap berjalan jika nanti terjadi pergantian menteri?" tanya Yati Gloria, guru SMAN 1 Nekamese Kabupaten Kupang.

Menjawab pertanyaan itu Nadeiam mengaku cemas jika kurikulum merdeka belajar kelak ditinggalkan.

"Saya memang khawatir, cemas, sama seperti bapak, ibu guru. Kecemasan saya dengan kecemasan bapak, ibu di sini sama kan. Kita semua cemas, kita semua berlari seperti ini, gimana nanti kelanjutannya setelah 2024," kata Nadiem, menjawab pertanyaan guru tersebut.

Baca Juga: Sukseskan Pembelajaran Bahasa Inggris di SD, Lembaga Kursus Siap Kolaborasi

Lalu Nadiem mengatakan kurikulum pendidikan di Indonesia belum berubah sejak tahun 2013. Dari situ, ia banyak menerima keluhan dari para guru sehingga merasa harus memperbaikinya dengan kebijakan "Merdeka Belajar".

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X