Kemendagri: Tahun 2023, Madrasah Dikucuri Dana dari APBD. Ini Dasarnya

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 20:55 WIB
SISWA MADRASAH
SISWA MADRASAH

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Depok. Baru-baru ini kabar gembira menghampiri lembaga pendidikan keagamaan dan madrasah. Lantaran mulai tahun 2023, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah wajib mengalokasikan dana untuk pendidikan agama dan keagamaan.

Kewajiban itu akan dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Suhajar Diantoro dalam forum “Peningkatan Kompetensi Pengawas” yang digelar Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Ditjen Pendidikan Islam beberapa dua hari lalu di Depok.

Baca Juga: Siswa Madrasah Aliyah di Mataram Terima Beasiswa dari Kairo Mesir

Dilansir dari laman Kemenag, Suhajar menyampaikan Kemendagri sedang menyusun Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2023. Peraturan ini akan menjadi petunjuk dan arah bagi Pemerintahan Daerah dalam penyusunan, pembahasan, dan penetapan APBD di tahun anggaran 2023.

Lebih lanjut Suhajar menjelaskan bahwa layanan pendidikan umum dengan ciri khas keagamaan seperti madrasah, serta pendidikan agama dan keagamaan merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Oleh karena itu, lanjut Suhajar, Pemerintah Daerah juga berkewajiban untuk memperhatikan kebutuhan anggarannya.

“Draft Permendagri untuk tahun anggaran 2023 akan mengatur lebih jelas dan tegas agar alokasi APBD dapat diberikan untuk madrasah, pesantren, pendidikan agama dan keagamaan lainnya yang berada di bawah Kementerian Agama,” ungkap Suhajar.

Sebelumnya, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa alokasi anggaran pendidikan secara berkeadilan menjadi tuntutan bersama.

“Pendidikan binaan Kementerian Agama dan kementerian lain sudah seharusnya mendapat alokasi anggaran yang adil. Ini penting, agar layanan pendidikan di manapun dapat maju bersama dan masyarakat di manapun mendapatkan manfaatnya secara maksimal,” papar Abu Rokhmad.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X