Profesor di PTK Bertambah 17 Orang. Satu di Institut Agama Kristen Negeri

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:30 WIB
Penyerahan 17 SK Guru Besar pada Perguruan Tinggi Keagamaan / kemenag
Penyerahan 17 SK Guru Besar pada Perguruan Tinggi Keagamaan / kemenag

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Profesor atau guru besar di Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) bertambah 17 orang. Salah satunya di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon. Di kampus tersebut gelar profesor diraih oleh rektornya, Prof Dr Yance Zadrak Rumahuru SSi MA. Yance meraih gelar profesor untuk bidang Agama dan Lintas Budaya.

Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait penetapan 17 guru besar tersebut sudah diserahkan Sekjen Kemenag Prof Dr Nizar Ali MAg dan Dirjen Pendidikan Islam, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani, kepada para penerimanya di kantor Kementerian Agama, Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Siswa Madrasah Aliyah di Mataram Terima Beasiswa dari Kairo Mesir

Dalam kesempatan itu, Nizar Ali menegaskan, penetapan guru besar rumpun ilmu agama oleh Kemenag tetap mengacu kepada standar mutu sebagaimana yang dilakukan oleh Kemendikbud dan di atur dalam PMA 7/2021 dan KMA 856/2021.

"Tidak jarang usulan guru besar kita kembalikan, bisa juga karena jurnal bereputasi internasional dinyatakan discountinu, angka kreditnya belum terpenuhi, atau belum adanya syarat tambahan," ujarnya.

Dikutip dari laman kemenag, Nizar berpesan agar para profesor memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan mutu dan daya saing PTK.

"Setelah jadi guru besar harus tetap berkarya dan produktif, karena mempunyai otoritas keilmuan yang tinggi," harap Nizar.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Amin Suyitno mengatakan, penyerahan KMA ini merupakan kali ketiga. Sebelumnya, terbit KMA untuk 15 guru besar, lalu 28 guru besar lainnya. Kali ini, selain guru besar PTK Islam, diserahkan juga SK Professor kepada dosen sekaligus Rektor IAKN Ambon.

"Ini artinya PMA Nomor 7/2021 sudah dipahami dan menyasar bukan hanya PTKI tetapi juga perguruan tinggi keagamaan lainnya," kata Suyitno.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X