Anggaran BOS Madrasah Swasta Masih Terblokir Rp 1 Triliun Lebih

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 16:10 WIB
ilustrasi BOS(1)
ilustrasi BOS(1)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kementerian Agama (Kemenag) mulai mencairkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk madrasah di seluruh Indonesia. Pada pencairan tahap dua ini sebesar Rp 2,5 triliun untuk 49.063 madrasah.

Namun demikian pencairan tersebut tidak dapat dilakukan sepenuhnya. Pasalnya masih ada rekening untuk penyaluran BOS ke madrasah yang terblokir.

Dikutip dari laman kemenag, Kepala Subdit Kelembagaan dan Kerja Sama Papay Supriatna mengatakan bahwa terdapat alokasi anggaran BOS tahap II untuk madrasah swasta yang terblokir sementara (Automatic Adjustment). Total anggarannya berkisar Rp1,150 triliun.

Baca Juga: BOS Sebesar Rp 2,5 Triliun Mulai Disalurkan Bagi 49.063 Madrasah

Menurut Papay, saat ini Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah masih terus berkoordinasi dengan Bagian Perencanaan Ditjen Pendidikan Islam dan Kementerian Keuangan agar anggaran tersebut bisa terbuka blokirnya dan dapat kembali disalurkan kepada madrasah penerima.

Papay Supriatna menargetkan masalah anggaran yang terblokir segera teratasi. Dia memastikan proses pencairan anggaran BOS Madrasah ini akan selesai pada akhir Juli 2022.

“Anggaran Rp2,5 triliun ini diharapkan selesai disalurkan ke rekening madrasah penerima paling lambat pada akhir Juli 2022,” jelasnya.

Kemudian Papay menyampaikan bahwa tahun 2022, anggara BOS madrasah mencapai Rp 7 triliun lebih.

"Sebagaimana tahun anggaran 2021, pada tahun anggaran 2022 ini, Direktorat KSKK Madrasah bertekad dapat merealisasikan 100% penyaluran anggaran BOS untuk Madrasah swasta dengan total anggaran Rp7,34 triliun,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X