Pemerintah Alokasikan Rp 1,2 Triliun untuk Pengembangan PTN Badan Hukum. Ini Peruntukannya

- Selasa, 28 Juni 2022 | 07:04 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim pada Peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-21: Dana Abadi Perguruan Tinggi, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (27/06/2022). (Sumber: Tangkapan Layar)
Mendikbud Nadiem Makarim pada Peluncuran Merdeka Belajar Episode ke-21: Dana Abadi Perguruan Tinggi, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (27/06/2022). (Sumber: Tangkapan Layar)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Pemerintah alokasikan dana sekitar Rp 1,2 triliun untuk menunjang pengembangan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia. Dana tersebut diberikan secara periodik dalam 3 tahun dengan rincian:

Periode pertama pada 2 Juni sampai dengan 31 Desember 2022 dengan total dana Rp445 miliar, periode kedua 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2023 dengan total dana Rp350 miliar, dan periode ketiga 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2024 dengan total dana Rp500 miliar.

Hal itu dipaparkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim saat meluncurkan Merdeka Belajar Episode ke-21: Dana Abadi Perguruan Tinggi, Senin, 27 Juni 2022 di Kantor Kemendikbudristek, Jakata.

Baca Juga: Data Terkini Jemaah Haji Asal Indonesia yang Wafat dan Sakit

Diketahui program tersebut bertujuan mengakselerasi kualitas pendidikan tinggi sehingga berdaya saing dalam kancah persaingan global. Adapun pembiayaannya hasil kerjasama antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bekerjasama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Kemendikbudristek bekerja sama dengan LPDP menyediakan alokasi pendanaan dari Dana Abadi Perguruan Tinggi untuk menunjang Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) menjadi perguruan tinggi kelas dunia. Kemendikbudristek dan LPDP akan melakukan pemadanan (matching) terhadap peningkatan dana abadi berupa dana pokok maupun investasi yang berhasil digalang,” tutur Nadiem.

Lebih lanjut Nadiem menargetkan program tersebut menyasar PTNBH selaku entitas yang memiliki otonomi pengelolaan anggaran secara mandiri.

“Program Dana Abadi Perguruan Tinggi ditargetkan untuk PTNBH sebagai badan hukum yang dapat mengelola aset finansial secara independen. Setiap PTNBH harus memperbesar sumber pendapatannya di luar bantuan pemerintah dan uang kuliah tunggal,” ujarnya.

Baca Juga: Sukseskan Pembelajaran Bahasa Inggris di SD, Lembaga Kursus Siap Kolaborasi

Selain dana abadi perguruan tinggi, Merdeka Belajar Episode ke-21 juga akan meluncurkan ekosistem penunjang berupa kebijakan dan sistem guna membangun tata kelola perguruan tinggi yang berdaya saing global. Kebijakan tersebut meliputi kebijakan dan Sistem Penilaian Angka Kredit Baru, Basis Data dan Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BIMA), Science and Tchnology Index versi 3 (SINTA), serta Sistem WCU Analytics dan PTNBH Analytics.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Setkab.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X