Untag Semarang Membuka Prodi Pendidikan Penghayat, Bupati Wihaji Mendukungnya

- Jumat, 26 November 2021 | 22:34 WIB
Rektor Untag Semarang Suparno dan Bupati Batang Wihaji (batangkab.go.id)
Rektor Untag Semarang Suparno dan Bupati Batang Wihaji (batangkab.go.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Batang. Rektor Universitas Tujuh Belas Agustus 1945 (Untag) Semarang Suparno melakukan pertemuan dengan Bupati Batang Wihaji Aula Kantor Bupati pada Kamis, 25 November 2021.

Dalam pertemuan itu Rektor Untag Suparno memperkenalkan Program Studi Pendidikan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Atas dibukanya prodi baru itu, Bupati Wihaji menyatakan dukungannya sebagai wujud kebhinekaan yang dimiliki Bangsa Indonesia. Perlu diinformasikan di Kabupaten Batang, Penganut Penghayat Kepercayaan relatif banyak, tersebar di beberapa kecamatan, salah satunya di Kecamatan Limpung.

Rektor Untag Suparno menyampaikan pembukaan prodi Pendidikan Penghayat tersebut, merupakan bukti ke-Indonesiaan Untag Semarang, karena menerima mahasiswa dari kalangan para penghayat untuk mendalami secara akademis Pendidikan Penghayat.

Suparno menuturkan, bahwa Untag Semarang merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang membuka prodi Penghayat Kepercayaan. Perguruan tinggi lainnya baik swasta maupun swasta di Indonesia belum ada.

Terkait legalitas prodi Penghayat, Suparno memastikan prodi itu sudah mendapatkan ijin dan akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Alhamdulillah sudah syah, bulan September lalu, surat dari Badan Akreditasi Nasional - Perguruan Tinggi (BAN-PT) sudah kami terima. Jumlah mahasiswanya sekarang 34 orang dari Aceh sampai Papua, dan semuanya dibiayai oleh negara,” jelasnya.

Pemberian ijin pembukaan prodi Penghayat menurut Suparno merupakan bentuk kehadiran negara mengayomi minoritas.

“Selama ini tiap 22 Oktober masyarakat merayakan Hari Santri Nasional, karena mayoritas rakyat Indonesia memeluk agama Islam. Tetapi pemerintah juga hadir pada masyarakat minoritas yang menganut Kepercayaan Terhadap Tuhan SWT,” ujar dia.

Suparno menambahkan bahwa lulusan dari Prodi Pendidikan Penghayat akan menjadi guru-guru penyuluh penghayat kepercayaan.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: batangkab.go.id

Tags

Terkini

X