Akan Cair Insentif Rp 1.5 Juta bagi Guru Pendidikan Agama Islam Non PNS

- Kamis, 18 November 2021 | 15:41 WIB
ilustrasi uang (pixabay)
ilustrasi uang (pixabay)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kabar gembira bagi guru Pendidikan Agama Isalam (PAI) non Pegawai Negeri Sipil. Pasalnya sebentar lagi Kementerian Agaman akan mencairkan bantuan insentif kepada mereka. Jumlah total bantuan insentif yang dicairkan oleh Kemenag itu sebesar Rp66 miliar untuk 44.000 guru PAI non PNS di seluruh Indonesia.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) menyampaikan bahwa bantuan insentif itu merupakan tambahan penghasilan yang diberikan untuk guru PAI non PNS di sekolah yang belum tersertifikasi dan belum mendapatkan tunjangan profesi guru.

"Bantuan insentif bagi guru PAI non PNS, merupakan afirmasi Kemenag bagi kesejahteraan guru PAI di sekolah," kata Gus Yaqut di Jakarta pada Rabu, 17 November 2021. .

Dikutip dari Pikiran-Rakyat.com bersumber laman Kemenag yang berjudul Kemenag Cairkan Insentif Rp1,5 Juta bagi Guru PAI Non PNS, Simak Kriteria Pemerimanya, Gus Yaqut berharap bantuan insentif itu dapat memotivasi seluruh guru PAI non PNS untuk dapat bekerja lebih baik dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mengatakan bahwa batuan insentif Rp66 miliar tersebut diperuntukkan bagi Guru PAI non PNS pada tingkat SD, SMP, SMA/SMK, serta Sekolah luar Biasa (SLB) di semua tingkatan.

Diketahui, jumlah insentif yang akan diterima oleh guru PAI non PNS tersebut yakni sebesar Rp1,5 juta.

"Masing-masing akan mendapatkan Rp1,5 juta dipotong pajak. Insentif ini akan dikirim langsung ke rekening masing-masing," Muhammad Ali.

"Tidak dibenarkan adanya pengurangan, pemotongan, atau pungutan dengan alasan apa pun, dalam bentuk apa pun, dan oleh pihak mana pun, kecuali pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan/atau biaya transfer antarbank," Muhammad Ali.

Ia menambahkan, insentif tahun anggaran 2021 diberikan untuk guru PAI non PNS yang memenuhi syarat sebagai penerima yang ditetapkan melalui aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA) berdasarkan urutan prioritas.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X