Ketika Hakim Menjatuhkan Keadilan Atas Ketamakan Si Kaya kepada Si Miskin

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:20 WIB
Ilustrasi lentera (Tangkapan layar you tube)
Ilustrasi lentera (Tangkapan layar you tube)

Si Kaya tersenyum puas seolah menang, dia menatap sinis Si Miskin sementara Si Miskin tampak gemetar ketakutan.

Setelah Si Kaya keluar ruangan, Hakim mendekati Si Miskin dan membisikkan sesuatu. Si Miskin mengangguk lalu pulang.

Keesokan harinya di jam yang sama, banyak warga datang ke pengadilan untuk menyimak keadilan apa yang hendak diberikan Hakim. Mereka sangat ingin tahu karena membenci perilaku Si Kaya yang pelit dan jahat.

Di ruang sidang, tampak Si Miskin dan Si Kaya duduk bersebelahan. Di pangkuan Si Miskin menggenggam satu kotak besar.

"Kotak apa itu?" tanya Hakim.

"Ini kotak hartaku satu-satunya. Semua uangku ada di dalam kotak ini," jawab Si Miskin. "Baiklah," kata Hakim, "sekarang goyang-goyang kotakmu itu."

Si Miskin menurut, bunyi gemerincing uang koin terdengar di seluruh ruang sidang. Si Kaya terlihat senang sekali.

"Apakah kamu senang dengan bunyi koin-koin itu?" tanya Hakim.

"Ya, Pak Hakim," jawab Si Kaya.

Hakim menyuruh Si Miskin menggoyang kotak koinnya lagi hingga terdengar bunyi gemerincing agak lama.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X