Harapan Gus Yakut untuk Mahad UIN Walisongo : Sebagai Pusat Pengembangan Karakter

- Senin, 27 September 2021 | 22:08 WIB
Menteri Agama Yakut Cholis Coumas
Menteri Agama Yakut Cholis Coumas

SEMARANG, suaramerdeka.com- Universitas Islam Negeri Walisongo, sebagai perguruan tinggi yang berbasis pondok pesantren, diharapkan Mahad UIN Walisongo  dapat menjadi wadah atau pusat pengembangan karakter anak bangsa yang arif. Hal itu disampaikan Menteri Agama RI  Yakut Cholil Qoumas saat mengunjungi  Mahad UIN Walisongo Semarang, waktu lalu. Lebih lanjut  Gus Menteri itu menekankan, agar  Mahad yang berupa Pondok Pesantren Al Jami'ah itu selaras dengan visi dan misi Universitas Islam Walisongo,  yakni  dapat melahirkan lulusan-lulusan yang  menghargai nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi sebagai nilai-nilai yang mencerminkan seorang santri. "Kunci terwujudnya keberhasilan para santri di Ma’had ini adalah keadaban dan kemampuan menghormati antar sesama. Kedepan santri bisa menjadi apa saja namun jangan lupa karakter santri harus terus terjaga dengan baik” tegas Gus Menteri Agama. Kunjungan Gus Menteri  Agama itu disambut Rektor UIN Walisongo Prof Imam Taufiq, Kepala Mahad UIN Dr KH Ahmad Ismail MAg Mhum, serta para santri. Nampak para santri antusias dan bersukacika menyambut kehadiran Gus Menteri . Di hadapan  Gus Menteri, Kepala Mahad UIN Dr KH Ahmad Ismail memastikan,  pembelajaran di Ma’had ini selalu berwawasan Islam Rahmatan Lil alamin. “Kami jaga dengan baik, kami berharap para santri kami dapat menjadi benteng NKRI yang sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa,” ucap Ahmad Ismail. Dalam acara itu juga, Rektor UIN Walisongo Prof Imam Taufiq juga mempresentasikan mengenai bagaimana konsep pengembangan kurikulum di UIN Walisongo yang akan lebih berintegritas dengan pola pendidikan pesantren melalui pondok pesantren Al Jami'ah. Menurutnya, nama besar Walisongo yang telah menjadi identitas Universitas tersebut harus menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN agar menumbuhkan karakter kewalisongoan mereka. "Salah satunya adalah dengan cara integrasi Pendidikan pesantren dan Pendidikan tinggi lewat Ma’had Al Jami’ah ini,” ucap Prof Imam Taufiq.(Meli)***

Sumber : Rosikhan Anwar  https://www.suaramerdeka.com/pendidikan/pr-041280548/kunjungi-mahad-uin-walisongo-menteri-agama-harap-mahad-jadi-pusat-penddikan-karakter?page=all

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Suara Merdeka

Terkini

X