Pelajaran Pendidikan Penghayat di Sekolah Masih Kekurangan Guru

- Rabu, 7 Desember 2022 | 23:21 WIB
pendidikan penghayat di sekolah masih kekurangan guru/ batangkab.go.id
pendidikan penghayat di sekolah masih kekurangan guru/ batangkab.go.id

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Batang. Banyak warga Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Kabupaten Batang yang masih mengalami tramua dari intimidasi masa lalu. Padahal eksistensi penghayat sudah diakui negara dan dilindungi oleh pemerintah.

Pengakuan itu dituturkan oleh Ketua Presidium Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI), Romo A. Yanto, di laman batangkab.go.id dikutip pada Rabu 7 Desember 2022.

“Banyak orang lama yang tidak mau tergabung bersama kita. Karena ada semacam trauma, mengko gek gek aku dikumpulke neng Kabupaten Batang mengko moro moro dicekel (Nanti Kalau aku dikumpulkan di Batang tiba tiba ditangkap). Sampai saya bilang pada mereka kalau mau ditangkap dipenjara biar saya dulu. Saya ini Bapakmu, sehingga mereka pada sadar dan mau kita kumpulkan,” ungkap Yanto.

Baca Juga: Untag Semarang Membuka Prodi Pendidikan Penghayat, Bupati Wihaji Mendukungnya

Lebih jauh Yanto menyebut anggota MLKI di Kabupaten Batang ada sekitar 1.534 orang. Angka itu belum termasuk penganut kepercayaan yang tak tergabung MLKI.

Terkait layananan pendidikan penghayat, Yanto menyebut di Kabupaten Batang sudah menyelenggarakannya mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Meski demikian masih ada kendala soal koordinasi tenaga pendidik penghayat karena minimnya jumlah guru pelajaran penghayat.

“Tapi sayang untuk mendapatkan guru pengajar penghayat kepercayaan di tingkat SMA yang dikoordinasinya ke tingkat provinsi belum ada,” katanya.

Oleh karena itu Yanto berharap Pemprov Jateng menyediakan kuota guru penghayat kepercayaan yang berasal dari SMA maupun Perguruan Tinggi.

“Fakultas penghayat kepercayaan sudah ada di Untag Semarang yang nanti lulusannya bisa menjadi guru di masing masing tingjatan sekolah,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: batangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X