Tolak Pasang Rambu Larangan Truk di Pasar Banyurip, Ini Alasan Dishub

- Rabu, 19 Oktober 2022 | 22:10 WIB
Ilustrasi Pasar tradisional di Kota Pekalongan
Ilustrasi Pasar tradisional di Kota Pekalongan

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Kota. Permintaan warga untuk memasang rambu lalu lintas baru di Jalan Pasar Banyurip belum dipenuhi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan. Pasalnya usulan itu memerlukan kajian lebih dulu.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinhub Kota Pekalongan, Moh Karmani SSTP MM di laman pekalongankota.go.id pada Rabu 19 Oktober 2022.

Baca Juga: Pasca Vaksinasi PMK, Sapi di Kota Pekalongan Diambil Sampel Darahnya

Diketahui belum lama ini ada pengaduan warga agar dipasang rambu larangan bagi truk maupun mobil bongkar muat agar tak lewat jalan di Pasar Banyurip untuk mencegah kerusakan jalan.

Merespon usulan itu, Karmani mengungkapkan saat pihaknya survei tidak ditemukan truk yang dimaksud.

Lagipula untuk pemasangan rambu lalu lintas larangan, pihaknya harus koordinasi dengan Satuan Lantas Polres Pekalongan Kota.

Selain itu, menurutnya, kegiatan bongkar muat tentunya sulit untuk dihindarkan mengingat Pasar Banyurip adalah tempat usaha.

" Tentunya dari pengantar dengan pedagang berkeinginan bongkar di lokasi yang dekat dengan usaha," ujar Karmani. 

Tak hanya itu, Karmani berpendapat jika ada rambu larangan tersebut malah akan muncul reaksi penolakan dari para pedagang di pasar. Sebab pedagang juga butuh kemudahan suplai barang dari pemasok di lokasi pasar.

"Tak semua pengaduan bisa dilaksanakan, berbagai hal harus dipertimbangkan," kata Karmani. 

Baca Juga: Lahan Pertanian di Kota Pekalongan Seluas 882 Hektar. Sebagian Tak Bisa Ditanami

Selanjutnya  Karmani mengatakan saat ini Dishub lebih memprioritaskan pemeliharaan rambu-rambu di Kota Pekalongan. Untuk pengadaan rambu masih terbatas.

"Kami saat ini masih memprioritaskan pemeliharaan rambu di Kota Pekalongan yang semakin pudar dan perlu pengecatan ulang. Ini agar para pengguna jalan tak salah tafsir sehingga mengganggu keselamatan di jalan,"ujarnya. ***

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: pekalongankota.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X