HUT RI ke 77, Sebanyak 267 Napi di Lapas Batang Mendapat Remisi Umum

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 23:09 WIB
PJ Bupati Batang Lani Rejeki menyerahkan remisi umum kepada napi dalam rangka HUT RI ke 77 / batangkab.go.id
PJ Bupati Batang Lani Rejeki menyerahkan remisi umum kepada napi dalam rangka HUT RI ke 77 / batangkab.go.id

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Batang. Dalam rangka HUT RI ke 77, sebanyak 267 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang mendapat remisi umum atau pengurangan hukuman. Secara resmi penyerahkan remisi itu dilakukan di sela-sela upacara peringatan HUT RI ke 77 pada Rabu 17 Agustus 2022 di alun-alun Batang.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang Rindra Wardhana mengatakan, bahwa narapidana yang diusulkan untuk mendapatkan remisi telah memenuhi persyaratan sesuai undang-undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 2022 tentang permasyarakatan dan peraturan Menkum Ham RI nomor 7 tahun 2022 tentang syarat pemberian remisi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pimpin Upacara Penurunan Bendera. Begini Prosesinya

“Remisi umum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2022 diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat administratif dan subtantif, diantaranya telah menjalani pidana minimal 6 bulan dan tidak terdaftar pada register F serta telah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh lapas,” kata Rindra usai Upacara HUT RI Ke-di Alun-Alun Kabupaten Batang.

Dari 267 orang yang mendapat remisi umum, rinciannya Remisi umum (RU) I sebanyak 227 orang, RU II sebanyak 1 orang dengan catatan belum bisa keluar, karena masih menjalani subsider hasil persidangan, Register F sebanyak 11 orang, pencabutan PB sebanyak 6 orang, dan belum ada 6 bulan masa pidana sebanyak 22 orang.

Menurut Rindra, dari total yang mendapat remisi umum, 70 persen kasus penyalahgunaan Narkoba. Sisanya kasus kriminal umum seperti pembunuhan, pencurian, dan penipuan. Sementara, pengurangan masa hukuman tergantung dari masa pidananya.

Baca Juga: Warga Perumahan di Kandeman Batang Pasang Bendera Super Panjang

Adanya remisi ini, sebagian narapidana tersebut dinyatakan bebas. Rindra berharap para mantan napi yang bebas itu dapat merubah pola pikir menjadi lebih baik lagi. Mereka bisa menyadari kesalahannya sehingga mempercepat reintegrasinya ke masyarakat.

“Yang jelas tujuan dari sistem pemasyarakatan salah satunya seperti itu. Bisa memberikan motivasi kepada warga binaan di lapas untuk bertindak lebih baik. Makanya salah satu syarat remisi kepada mereka adalah berkelakuan yang baik,” ujar dia. ***

 

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: batangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X