Bupati Batang Wihaji Bentuk Tim Khusus Percepatan Vaksinasi

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:46 WIB
Bupati Batang Wihaji (Jatengprov.go.id)
Bupati Batang Wihaji (Jatengprov.go.id)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN.Batang. Bupati Batang Wihaji membentuk tim khusus percepatan vaksinasi untuk menyasar tujuh kecamatan yang capaian vaksinasinya masih rendah. Ketujuh kecamatan itu meliputi Wonotunggal, Tersono, Bandar, Bawang, Subah Warungasem, dan Kandeman.

Tim tersebut terdiri atas RSUD Batang, RSUD Limpung, Dokkes Polres Batang, Klinik Kartika Pratama-36, dan RS QIM. Mereka diterjunkan hingga ke desa-desa.

“Mereka jemput bola ke lapangan dengan menentukan titik-titiknya. Mobilisasinya akan dibantu dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata Bupati Batang Wihaji usai menggelar Rakor Percepatan Vaksin di Kantornya, pada Selasa kemarin lusa.

Wihaji memgungkapkan capaian vaksinasi di tujuh kecamatan yang menjadi target percepatan itu masih di bawah 20%. Padahal Pemkab Batang menargetkan 50% selama sepekan.

“Capaian vaksinasi Lanjut usia (Lansia) masih 25% targetnya 40%, dan umum 33% targetnya 50%,” ujar Wihaji.

Lebih lanjut Bupati asal GP Ansor itu optimis, hingga akhir Oktober mendatang target vaksinasi dapat terpenuhi.

Selain itu, Wihaji menginformasikan, saat ini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Batang berada pada Level 3.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan, dr Didit Wisnuhardanto mengatakan, capaian vaksinasi di Kabupaten Batang sejauh ini masih 33% atau setara dengan 200 ribu penduduk dari yang ditargetkan 622.259 sasaran.

Saat ini Dinkes Batang menggunakan vaksin jenis AstraZeneca yang suntikkan kepada warga. Pasalnya vaksin AstraZeneca memiliki jeda untuk vaksin kedua hingga tiga bulan, dibandingkan Sinovac yang hanya 28 hari.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: batangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X