Kapolres Kota Pekalongan : Penahanan Pelaku Perusakan Pajitex sudah sesuai Prosedur

- Senin, 18 Oktober 2021 | 07:47 WIB
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi  (sm/dok)
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Wahyu Rohadi (sm/dok)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN. Pekalongan. Beberapa waktu lalu terjadi aksi unjuk rasa yang disertai perusakan Pabrik PT Jaya Indah Textil (Pajitex) di Buaran Pekalongan oleh sejumlah warga. Pasca peristiwa itu Polres Kota Pekalongan memproses pelaku perusakan Pajitex dan berujung pada penahanan pelaku.

Adanya penahanan itu menuai sorotan sejumlah pihak. Ada pihak yang menganggap penahanan itu tidak sesuai prosedur.

Merespon anggapan itu, Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi menegaskan, penanganan pelaku perusakan Pajitex sudah sesuai prosedur. Dirinya keberatan jika Polres Kota Pekalongan dinilai melakukan kriminalisasi.

Sebagaimana telah diberitakan suara merdeka.com berjudul Penahanan Tersangka Pengrusakan Pabrik di Pajitex untuk Kepentingan Tahap Dua, Penegasan itu disampaikan Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, Minggu 17 Oktober 2021 untuk mengklarifikasi polemik kasus penanganan perkara pengrusakan sarana di pabrik Pajitex.

Lebih lanjut Kapolres AKBP Wahyu Rohadi, menjelaskan penyidik sudah sesuai alur dan pada proses penyidikan sampai menjelang tahap dua ke kejaksaan, polisi tidak menahan para tersangka.

"Kami jelaskan, sejak proses penyidikan sampai dengan P21 tidak dilakukan penahanan. Jadi sejak bulan Agustus sampai pertengahan Oktober tidak ada penahanan," terang Kapolres.

Tersangka ditahan, kata dia, karena pada tahap dua, barang bukti dan tersangka harus diserahkan. Maka dari itu, penyidik memutuskan melakukan penahanan.

"Baru pada tanggal 15 Oktober 2021 kemarin dilakukan penahanan terhadap para tersangka, itu pun dalam rangka proses tahap dua. Kalau tahap dua yang harus dilimpahkan ke kejaksaan barang bukti dan tersangka.

Makanya dilakukan penahanan untuk mempermudah proses penyerahannya ke kejaksaan. Penyidik murni melakukannya atas pertimbangan hukum," tegasnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

X