Hal-hal Krusial yang harus diperhatikan saat Mengecek Rem Sepeda Motor agar Selamat dan Nyaman dikendarai

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 11:51 WIB
ilustrasi foto rem (pixabay)
ilustrasi foto rem (pixabay)

SUARAMERDEKAPEKALONGAN.

Saat ini sebagian besar masyarakat Indonesia memakai sepeda motor. Sebagimana lazimnya sepeda motor perlu perawatan, khususnya bagian rem. Pasalnya rem merupakan komponen vital untuk keselamatan pengendara dan orang lain.

Menurut Alfian Dian Pradana, Instruktur safety Riding Astra Motor Jawa Tengah bahwa rem bermanfaat untuk membantu menjaga keseimbangan selama berkendara, sehingga kita harus selalu mengecek rem sebelum berkendara.

“Sangat penting untuk mengecek kendaraan kita dalam kondisi siap dikendarai, salah satunya dengan mengecek bagian rem yang memiliki tugas utama yaitu menurunkan laju kecepatan kendaraan hingga berhenti." Kata Alfian.

Lebih lanjut Alfian memaparkan, setiap sepeda motor pada umumnya terpasang dua tipe rem.Dua tipe rem sepeda motor digolongkan atas rem cakram dan rem tromol. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Rem cakram berfungsi untuk menjepit cakram menggunakan kampas rem yang digerakkan oleh piston. Sementara, fungsi rem tromol membuat tromol sulit berputar dan memperlambat laju sepeda motor. Rem tromol digerakkan secara mekanikal. Rem tromol bisa dicek dengan memanfaatkan petunjuk berupa lempengan mirip panah di as rem yang terdapat di dinding tromol.

Sementara, kampas brake Lining/Pad pada rem cakram harus diganti jika penunjuk sudah sejajar dengan garis batas keausan. Hal ini karena kampas rem yang menipis akan mempengaruhi ketinggian permukaaan minyak rem berada dibawah garis lower atau berkurangnya minyak rem . Saat pengecekan juga perlu dipastikan tidak ada kebocoran atau rembes pada jalur sistem pengereman. Untuk itu pengecekan rem cakram harus melewati proses pembongkaran.

Selain itu kebersihan, rata permukaan, dan ketebalan tromol atau piringan cakram yang bersentuhan dengan kampas rem ,harus diperhatikan saat melakukan pembongkaran. Sangat dianjurkan melakukan pemeliharaan rem di bengkel yang berpengalaman.
Masing-masing motor memiliki diameter yang berbeda pada bagian tromol. Pada motor automatik tidak lebih dari 131mm, motor cup atau bebek tidak lebih dari 111mm. Untuk mengetahui diameter bagian dalam diukur menggunakan jangka sorong.
Setelah itu pada tuas rem atau pedal harus memiliki jarak freeplay atau bebas kurang lebih 20-30mm.Pengukuran jarak freeplay di ukur saat tuas belum tersentuh hingha mulai terasa bekerja. (Tina) ***

 

disadur dari:www.suaramerdeka.com/otomotif/penting-cek-rem-pada motor sebelum berkendara.Jati Prihatnomo

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Suara Merdeka

Tags

Terkini

X