Atlet Sumatera Utara Tambi Sibarani Pecahkan Rekor Angkat Berat

- Sabtu, 13 November 2021 | 07:17 WIB
selebrasi penyerahan medali angkat berat Peparnas 201 (RRI)
selebrasi penyerahan medali angkat berat Peparnas 201 (RRI)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Papua. Atlet asal Sumatera Utara Tambi Sibarani sukses memecahkan rekor Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas). Tampil di kelas 80 kg putra, Tambi sukses mencatatkan angkatan terbaik 168 kilogram.

Tampil di Hotel Suni Garden Like Sentani, Jayapura Jumat (12/11), Tambi sukses memecahkan rekor Peparnas yang sebelumnya milik Angriwan asal Riau dengan angkatan 158 kg. Selain pecahkan rekor Peparnas, Tambi juga berhak meraih emas di Peparnas 2021.

Tambi mengaku sudah cukup puas dengan hasil tersebut. Apalagi, ini merupakan emas perdananya di ajang Peparnas. "Bersyukur ya bang akhirnya emas di Peparnas. Terima kasih doa dan dukungan masyarakat Sumut, termasuk official yang hadir mendukung saya bertanding," ujar Tambi.

Selanjutnya Tambi bertekad akan memperbaiki angkatan terbaiknya. Hal ini untuk bisa meraih hasil terbaik di event internasional termasuk di Asian Para Games 2022 di Hangzhou, China. "Setelah ini kita tidak ada waktu istirahat karena program pelatnas jangka panjang menuju Hangzhou nanti. Pasti tekad saya ingin perbaiki angkatan," ujarnya.

Medali emas lainnya juga disumbangkan melalui lifter putri, Nurtani Purba di kelas 73 kilogram. Atlet pelatnas ini sukses mengangkat beban seberat 97 kilogram. Angkat berat juga menambah satu medali perak di nomor 88 kg putra melalui Anto Boy dengan angkatan terbaik 175 kilogram, dan perunggu melalui Candra Efendi di nomor yang sama dengan angkatan 166 kilogram. Total cabor angkat berat Sumut telah mengumpulkan 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.

Di samping itu Kontingen Sumatera Utara masih telah mengoleksi medali dari cabang olahraga lainnya pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2021.

Medali emas pertama melalui cabang olahraga atletik. Nina Gusmita yang berlomba di nomor balap kursi roda 100 meter T54 putri kembali menyumbangkan emas ketiganya selama Peparnas.

Final yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura Jumat (12/11), Gusmita meraih emas di nomor 200 meter putri usai finish dengan waktu tercepat 33,44 detik. Gusmita juga mampu pecahkan rekor Peparnas 2016.

Nina Gusmita mengaku bangga dan senang bisa meraih tiga emas di Peparnas perdananya. Disaksikan langsung oleh Menpora, Zainuddin Amali, atlet berusia 23 tahun itu mengaku medali emas ia persembahkan untuk orang tua dan warga Sumatera Utara.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: RRI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aceh dan Sumut menjadi Tempat Peparnas XVII 2024

Minggu, 14 November 2021 | 11:02 WIB
X