Jembatan Kaca Seruni Bromo Sudah Terbentang. Tengah Dilakukan Uji Beban

- Sabtu, 17 Desember 2022 | 21:28 WIB
Jembatan Kaca KSPN Bromo-Tengger-Semeru
Jembatan Kaca KSPN Bromo-Tengger-Semeru

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Lumajang. Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur telah memiliki wahana baru yang terbilang istimewa.

Wahana itu berupa Jembatan kaca Bromo yang melintasi jurang dan baru selesai dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Meski demikian, saat ini jembatan kaca itu belum dibuka untuk umum lantaran masih tahap Uji Beban (loading test).

Baca Juga: Kampus Kopi Desa Banyuanyar Boyolali Sajikan Wisata Berbasis Kebun

Tahap itu untuk menguji performa struktur jembatan kaca agar mendapatkan kepastian soal keamananannya saat dilalui pengunjung.

Dilansir dari laman rri.co.id uji beban dilakukan menggunakan karung berisi pasir seberat 70 Kg atau merepresentasikan berat satu orang dewasa. Karung-karung diletakkan di lantai jembatan dengan jarak masing-masing 75 Cm dengan total berat 7 ton.

Angka itu setara dengan 100 orang. Berat tersebut hanya sepuluh persen dari desain daya tahan jembatan.

"Siklus dalam melakukan uji beban jembatan kaca, pertama dilakukan dengan berat beban 0%. Kedua, pengujian dengan menggunakan berat beban 50%, ketiga dilakukan pengujian dengan berat beban 100%," kata Kepala Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS) Kementerian PUPR Fahmi Aldiamar dalam keterangan resmi diterima rri.co.id, Sabtu 17 Desember 2022.

"Selanjutnya pengujian kembali dengan berat beban 50%. Yang terakhir pengujian dengan berat beban 0 %," ujar Fahmi.

Baca Juga: Anggota DPR: Desa Wisata Tondok Mamasa Layak Jadi Destinasi Superprioritas. Ini Alasannya

Fahmi mengatakan, uji beban dilakukan dengan menggunakan beberapa instrumen untuk mendapatkan data performa struktur dan kawat-kawat baja.

Salah satu instrumen yang digunakan yaitu Total Station (TS) untuk mengukur displacement atau pergeseran titik ukur saat jembatan dilewati.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu. Baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk.

Jembatan Kaca Seruni Point membentang sepanjang 120 meter berada di atas jurang dengan kedalaman sekitar 80 meter. Jembatan ini tergolong sebagai jembatan gantung pejalan kaki (suspended cable) dengan struktur lantai/deck berupa kaca pengaman berlapis (laminated glass).

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X