Pemda di Kalbar Perlu Tetapkan Siaga Darurat Penanganan Bencana

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 22:05 WIB
banjir di Sintang Kalbar, Minggu, 2 Oktober 2022 / rri.co.id
banjir di Sintang Kalbar, Minggu, 2 Oktober 2022 / rri.co.id

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Pontianak. Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) perlu menetapkan status siaga darurat penanganan bencana. Rekomendasi saran itu disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat (Kalbar).Lantaran Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kalbar.

Menurut Juru Bicara BPBD Daniel siaga darurat dilakukan sebagai upaya mengantisipasi banjir.

"Status siaga darurat penanganan bencana untuk mengantisipasi penanganan banjir," kata Daniel dikutip dari laman rri.co. id Rabu 5 Oktober 2022.

Baca Juga: Ratusan Rumah di Tangerang Terendam Banjir. Ketinggian Hingga 80 Cm

Diketahui sebelumnya, banjir merendam enam desa di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat sejak Minggu, 2 Oktober 2022.

Desa tersebut yakni, Desa Pagar Pebata, Tanjung Raya, Mentatai, Nusa Tujuh, dan Tanjung Baru, serta Batu Ketubung. Semua desa terdampak berada di Kecamatan Serawai yang dilalui oleh Sungai Serawai.

Peristiwa itu terjadi pascahujan deras dan meluapnya Sungai Serawai. Air luapan masuk permukiman warga pada pukul 12.00 WIB.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Selasa (4/10) mendata, terdapat sekitar seribu kepala keluarga bermukim di enam desa terdampak. Kondisi saat ini, banjir masih merendam dengan ketinggian muka air mencapai 1,5 hingga 2 meter.

Baca Juga: Baru Hujan Setengah Hari, Sejumlah Wilayah DKI Jakarta Direndam Banjir Hingga 1 Meter

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X