Bencana Banjir dan Lonsor Melanda Tiga Kecamatan di Kabupaten Garut

- Jumat, 23 September 2022 | 22:58 WIB
Banjir di Garut (Foto: Pikiran Rakyat)
Banjir di Garut (Foto: Pikiran Rakyat)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Garut. Tiga kecamatan di Kabupaten Garut dilanda bencana banjir dan longsor.

Banjir merendam sejumlah desa di Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut. Sedangkan longsor terjadi di Kecamatan Cisompet dan Cihurip. 

Akibat banjir keluarga dari 40 rumah mengungsi. Selain itu banjir sebabkan jalan putus di Cihurip dan Singajaya,

Sementara lonsor akibatkan 1 rumah roboh, sejumlah rumah dan sekolah terdampak material longsor, serta jembatan putus.

Baca Juga: Kampung di Desa Tanjung Burung Direndam Banjir, Ribuan Warga Terdampak

Menyikapi bencana itu, Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari ke depan.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat meninjau kondisi lokasi bencana di Garut bagian selatan berharap selama 7 hari penanganan bencana selesai.

"Jadi kita tetapkan mudah-mudahan tujuh hari selesai. Kita tetapkan dulu (masa tanggap darurat, red) karenakan supaya gerak kita bisa leluasa," kata Helmi pada Jumat 23 September 2022.

Menurutnya, longsor akibatkan sebuah rumah warga hancur dengan memakan korban jiwa.

"Nah ini untuk yang longsor ada rumah satu yang hancur, kemudian ada satu korban yang meninggal dunia, satu lagi dirawat di rumah sakit. Saya mohon doa ya yang masih dirawat mudah-mudahan sehat, yang meninggal diterima iman Islamnya," ujar Helmi.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X