Hadapi Kasus Cacar Monyet, Pemkot Surabaya Siapkan Tempat Isolasi

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 17:14 WIB
Walikota Surabaya Eri Cahyadi  (gesuri)
Walikota Surabaya Eri Cahyadi (gesuri)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Surabaya. Kasus cacar monyet telah ditemukan di Jakarta beberapa hari lalu. Persebaraan virus itu kini menjadi perhatian pemerintah di daerah lainnya. Salah satunya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Meski di daerahnya belum ditemukan kasus cacar monyet, saat ini Pemkot Surabaya mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus cacar monyet atau monkeypox.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dikutip dari laman gesuri.id pada Minggu, 28 Agustus 2022.

"Meskipun Bu Gubernur Jatim Khofifah mengatakan di Jatim masih nol kasus, tapi kami harus tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan," kata Eri.

Baca Juga: Nikita Mirzani Sebel Dikaitkan dengan Ferdy Sambo. Begini Penuturannya

Lebih jauh Eri berharap seluruh warga Kota Pahlawan untuk lebih berhati-hati dengan tidak perlu merasa takut secara berlebihan dan meminta warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, pemkot telah menyiapkan lokasi isolasi/karantina bagi pasien di RSUD Dr. Soewandhie Kota Surabaya.

"Surabaya masih nihil, kalau ditemukan, kami langsung lakukan isolasi dan kami sudah siapkan juga lokasinya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Nanik Sukristina meminta, warga Surabaya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), yaitu dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan penyanitasi tangan (handsanitizer), serta memakai masker pada waktu bepergian di tempat umum.

"Untuk menghindari terjangkitnya paparan virus tersebut, sebaiknya memasak daging dengan sempurna, menghindari kontak fisik/menjaga jarak dengan orang yang sedang sakit, terutama yang mempunyai gejala menyerupai cacar ponyet," kata Nanik.

Selanjutnya, bagi warga yang sedang dalam kondisi kurang sehat /sakit, bisa menjaga jarak dengan masyarakat, serta memakai masker, dan tidak bepergian ke tempat umum.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X