Polisi Ungkap Kasus Pembakaran dan Penjarahan Rumah di Jember. Ini Motif Pelaku

- Senin, 8 Agustus 2022 | 20:40 WIB
ilustrasi kebakaran rumah (Dok. PikiranRakyat.com)
ilustrasi kebakaran rumah (Dok. PikiranRakyat.com)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jember. Tim Polres Jember berhasil mengungjap kasus pembakaran rumah di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Saat ini polisi telah mengamankan 15 orang pelaku pembakaran.

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Jember Iptu Brisan Immanula, dikutip dari laman rri.co.id Senin, 8 Agustus 2022.

"Dari kejadian itu Polres Jember mengamankan 15 orang, yang sembilan sudah ditetapkan tersangka. Enam orang masih dalam tahap pengembangan sebagai saksi," ungkap Brisan Immanula.

Baca Juga: Seorang Santri di Ponpes Tangerang Meninggal Akibat Dianiaya Temannya. Begini Kronologinya

Lebih jauh Immanula mengunkapkan motif para pelaku membakar dan menjarah sejumlah rumah di Padukuhan Patungrejo dan Dampikrejo, Dusun Baban Timur. Menurutnya aksi mereka didorong oleh dendam karena penganiayaan yang dilakukan oleh Ali terhadap Haji Suhar dan tiga temannya pada 3 Juli 2022.

Dari penganiayaan tersebut, Haji Suhar mengalami luka bacok di kepalanya. Usai menganiaya korban, Ali langsung diamankan oleh petugas dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sempolan Jember.

Kemudian salah satu anak Haji Suhar belum menerimanya. Ia lantas menghubungi J untuk membalaskan dendam.

"J menghubungi dan menggerakkan anggotanya untuk merusak dan membakar rumah Ali, sekaligus rumah Salam dan Yono yang merupakan tetangga Ali," katanya.

Baca Juga: Tempat Pembuangan Sampah di Depan Lapas Batang Berubah Jadi Taman

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X