Pasal Perzinaan di KUHP Baru, Jubir Sosialisasi Beri Penjelasan

- Kamis, 8 Desember 2022 | 18:05 WIB
KUHP baru disahkan (Ilustrasi Freepik/fabrikasimf/Britakan.com)
KUHP baru disahkan (Ilustrasi Freepik/fabrikasimf/Britakan.com)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang dibuat setelah Indonesia merdeka sudah disahkan baru-baru ini. Beberapa pasal menuai sorotan dari masyarakat. Salah satunya pasal perzinaan.

Ada sebagian kalangan merasa khawatir soal keberadaan pasal perzinaan di KUHP itu lantaran mengancam suatu usaha tertentu seperti hiburan dan perhotelan.

Seberapa perlukah kekhawatiran tersebut? Padahal KUHP lama peninggalan Belanda juga memuat pasal perzinaan.

Baca Juga: Anggota Kompolnas : Oknum Polisi yang Selingkuh Disertai KDRT Layak Dihukum Pidana

Juru Bicara Tim Sosialisasi KUHP Nasional Albert Aries memastikan masyarakat tidak perlu saol pasal perzinaan di KUHP. Lantaran secara substantif tidak ada perubahan Pasal Perzinaan dalam KUHP baru jika dibandingkan Pasal 284 KUHP lama.

Hal itu disampaikan Albert melalui keterangan resmi di laman rri.co.id pada Kamis 8 Desember 2022.

Keterangan itu untuk mengklarifikasi pemberitaan yang dinilainya menyesatkan.

Menurutnya, perbedaannya hanya terletak pada penambahan pihak yang berhak mengadu. Kemudian, jika pengaduan tersebut akhirnya terbukti, terdapat alternatif sanksi denda yang tidak lebih dari 10 juta rupiah.

Baca Juga: Terbukti Bersalah, Dea OnlyFans Divonis 10 Bulan Penjara dan Denda

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X