Terkait Tambang Ilegal, Ismail Bolong Terancam Denda Rp 100 Miliar. Terungkap Perannya

- Kamis, 8 Desember 2022 | 16:28 WIB
terkait tambang ilegal Ismail Bolong terancam denda Rp 100 miliar (ilustrasi pixabay.com)
terkait tambang ilegal Ismail Bolong terancam denda Rp 100 miliar (ilustrasi pixabay.com)


SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Ismail Bolong telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Bareskrim Polri dalam kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Saat ini Ismail Bolong mengenakan baju tahanan berwarna orange dan mendekam di tahanan selama proses hukum berlangsung.

Gegara terlibat dalam aktivitas tambang Ilegal, tersangka Ismail Bolong menghadapi dua ancaman sekaligus.

Selain diancam dengan hukuman penjara, Ismail Bolong dibanyangi denda hingga Rp 100 miliar. Adapun ancaman penjaranya mencapai 5 tahun.

Baca Juga: Ismail Bolong Kenakan Baju Tahanan. Ini Pasal yang Menjeratnya

Hal itu diungkapkan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah, Jakarta, Kamis 8 Desember 2022.

Menurutnya, penyidik menjerat Ismail Bolong dengan Pasal 158 dan Pasal 161 UU Nomor 3 tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

"Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar serta Pasal 55 ayat (1) KUHP," jelasnya.

Nurul juga menjelaskan bahwa keterlibatan Ismail Bolong (IB) dalam kasus tersebut yakni sebagai pengatur kegiatan tambang ilegal.

"Dan untuk selanjutnya IB (Ismail Bolong) yang berperan mengatur rangkaian kegiatan penambangan ilegal pada lingkungan PKP2B perusahaan lain dan menjabat sebagai Komisaris PT EMP yang tidak memiliki izin usaha penambangan untuk melakukan kegiatan penambangan," urai Nurul.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X