Ismail Bolong Kenakan Baju Tahanan. Ini Pasal yang Menjeratnya

- Kamis, 8 Desember 2022 | 16:13 WIB
Ismail Bolong. Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri Rilis Foto Ismail Bolong Gunakan Baju Tahanan Warna Orange
Ismail Bolong. Penyidik Dittipidter Bareskrim Polri Rilis Foto Ismail Bolong Gunakan Baju Tahanan Warna Orange

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Ismail Bolong telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Bareskrim Polri dalam kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur. Saat ini Ismail Bolong mengenakan baju tahanan berwarna orange dan mendekam di balik jeruji besi selama proses hukum. 

Dalam kasus yang sama, penyidik Bareskrim Polri juga menetapkan tiga tersangka lainnya.

Hal itu disampaikan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah, Jakarta, Kamis 8 Desember 2022.

Baca Juga: Bukan Soal Suap, Ismail Bolong Jadi Tersangka. Kasus Ini yang Diungkit

"Rangkaian kegiatan tersebut dilakukan oleh tiga orang tersangka," ujar Nurul.

Lebih jauh Nurul menjelaskan peran masing-masing tersangka. Antara lain, tersangka pertama yakni BP berperan sebagai penambang batu bara tanpa izin atau ilegal. Kemudian, tersangka kedua, RP sebagai kuasa Direktur PT EMP yang berperan mengatur operasional batu bara mulai dari kegiatan penambangan, pengangkutan dan penguatan dalam rangka dijual dengan atas nama PT EMP.

"Dan untuk selanjutnya IB (Ismail Bolong) yang berperan mengatur rangkaian kegiatan penambangan ilegal pada lingkungan PKP2B perusahaan lain dan menjabat sebagai Komisaris PT EMP yang tidak memiliki izin usaha penambangan untuk melakukan kegiatan penambangan," urai Nurul.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 158 dan Pasal 161 UU Nomor 3 tahun 2020 Tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Baca Juga: Ismail Bolong Penuhi Panggilan Pemeriksaan di Bareskrim Polri

"Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar serta Pasal 55 ayat (1) KUHP," jelas Nurul. ***

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X