Barang Milik Negara Senilai Rp 19 Triliun Diserahkan ke Sejumlah Pihak

- Rabu, 7 Desember 2022 | 17:49 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani  (Biro Pers Setpres)
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Biro Pers Setpres)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Barang Milik Negara (BMN) yang berupa insfrastruktur telah diserahkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penyerahan yang dilangsungkan di Jakarta pada Rabu 7 Desember 2022 itu merupakan yang kedua kalinya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa prosesi penyerahan BMN sebagai wujud penerapan akuntabilitas publik.

“Ini bukan sekedar seremoni, tapi juga bentuk komunikasi dan akuntabilitas publik yang penting. Sehingga masyarakat paham tentang pengelolaan uang negara, dan melihat hasil nyatanya,” kata Sri Muluyani.

Baca Juga: Kondisi Infrastruktur Pendidikan di Kabupaten Sikka NTT Belum Memadai

Dilansir dari laman rri.co.id total nilai BMN yang diserahkanterimakan sebesar Rp19,08 triliun, dengan rincian BMN yang diserahkan ke tiga Kementerian/Lembaga senilai Rp1,46 triliun. BMN untuk 26 pemerintah provinsi senilai Rp3 triliun, untuk 391 pemerintah kabupaten/kota/desa senilai Rp14,12 triliun.

BMN lainnya diserahkan pada lima perguruan tinggi senilai Rp149,6 miliar dan kepada 156 yayasan senilai Rp350,9 miliar. Bentuk BMN yang diserahkan berupa hasil renovasi gedung sekolah dan kampus, pembangunan perumahan, hingga jaringan pipa air bersih.

Menteri Keuangan mengatakan langkah itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Prinsip-Prinsip Pengelolaan BMN. Artinya, BMN yang dibangun dengan APBN harus segera dihibahkan agar bermanfaat bagi masyarakat.

“Hibah yang kita berikan bukan hanya ke Pemda atau Kementerian Lembaga, tapi juga ke yayasah-yayasan yang bukan milik pemerintah. Ini menunjukkan keberpihakkan kita bahwa pembangunan yang kita lakukan untuk keperluan rakyat,” ucap Sri Mulyani.

Karenanya Sri Mulyani berpesan agar masyarakat yang telah menerima hibah BMN bisa menjaga BMN tersebut. Ini akan menunjukkan seberapa tinggi peradaban masyarakat Indonesia, terlihat dari bagaimana memperlakukan BMN.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X