Imbas Luncuran Awan Panas Erupsi Gunung Semeru, Dua Kecamatan Terisolir

- Senin, 5 Desember 2022 | 17:39 WIB
Sejumlah personil TNI, Polri, dan Sejumlah warga memantau dampak dari erupsi Gunung Semeru. Foto: (Dok RRI)
Sejumlah personil TNI, Polri, dan Sejumlah warga memantau dampak dari erupsi Gunung Semeru. Foto: (Dok RRI)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Lumajang. Dampak luncuran awan panas dari erupsi Gunung Semeru telah menutup akses jalan antar lokasi. Di antaranya dua Kecamatan di Kabupaten Lumajang Jawa Timur terisolir gegara imbas luncuran awan panas.

Guna mengantisipasi kemungkinan buruk terjadi pada masyarakat, petugas melakukan penutupan pada akses jalan tersebut. Penutupan itu dilakukan sampai kondisi Gunung Semeru dinyatakan sudah aman.

Baca Juga: Sikapi Dampak Erupsi Gunung Semeru, Pemerintah Tetapkan Masa Tanggap Darurat

Dikutip dari laman rri.co.id pada Senin 5 Desember 2022, Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D mengatakan jalur penyeberangan Curah Kobokan untuk sementara waktu ditutup total. Lantaran Gunung Semeru kembali erupsi.

Saat ini personil Polres Lumajang bersiaga, bersinergi dengan Personel TNI, dan BPBD. Serta sejumlah stakeholder, meminta warga yang hendak menyebrang agar kembali.

Hasil koordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Lumajang, abu vulkanik kian terurai di jalur atau sungai lahar gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.

"Untuk sementara waktu, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut, jalur penyeberangan di Curah Kobokan ditutup demi keamanan," katanya.

Baca Juga: Merespon Erupsi Gunung Semeru, Megawati Perintahkan Baguna Turun ke Lokasi

Hingga saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak, guna terus memantau kondisi terkini. Kata Eko, sebagai dasar pengambilan langkah dan tindakan selanjutnya, menyikapi situasi yang ada. ***

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X