Luncuran Awan Panas Gunung Semeru Kian Menjauh. Statusnya Naik Jadi Awas

- Minggu, 4 Desember 2022 | 19:57 WIB
Gunung Semeru erupsi dan memuntahkan awan panas (BNPB)
Gunung Semeru erupsi dan memuntahkan awan panas (BNPB)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Lumajang. Erupsi Gunung Semeru naik siginifikan sepanjang hari ini sehingga statusnya naik menjadi Level 4 atau status AWAS

Masyarakat sekitar Gunung Semeru sudah menjauhi lokasi terdampak erupsi menuju tempat pengungsian.

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), awan panas dari erupsi Gunung Semeru sudah meluncur sejauh 13 kilometer. Awan panas itu mengarah ke tenggara dan selatan puncak gunung di Perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Baca Juga: Walikota Surabaya Berlakukan Denda bagi Petugas Rumah Sakit yang Telat Layani Pasien

Diketahui erupsi itu terjadi mulai Minggu 4 Desember 2022 dini hari. Lalu berlanjut terus-menerus sepanjang hari. Erupsi itu diketahui dari Pos Pengamatan Gunung Semeru PVMBG Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Minggu, 4 Desember 2022, pukul 02.46 WIB dengan tingg kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak (± 5176 m di atas permukaan laut)," demikian dikutip dari situs resmi MAGMA Indonesia Kementerian ESDM.

Kolom abu hasil erupsi, nampak berwarna kelabu dengan intensitas sedang sampai tebal ke arah tenggara dan selatan.

Sementara, erupsi Gunung Semeru tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi 0 detik.

Saat awal menjumpai erupsi Gunung Merapi, pihak PVMBG Kementerian ESDM langsung menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X