DPR Belum Gelar Fit And Proper Test Calon Panglima TNI. Ini Alasannya

- Rabu, 30 November 2022 | 14:18 WIB
Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid saat rapat fit and proper test calon Panglima TNI tahun lalu
Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid saat rapat fit and proper test calon Panglima TNI tahun lalu

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Nama calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono sudah ada di tangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Meski demikian Komisi I DPR belum bisa langsung melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadapnya.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I Meutya Hafid kepada awak media Rabu 30 November 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi Ajukan KSAL Laksamana Yudo Margono Sebagai Calon Panglima TNI

Soal waktu pelaksanaann uji kelayakan dan kepatuhan calon Panglima TNI, dia mengungkapkan, saat ini Komisi I DPR masih menunggu jadwal dari Badan Musyawarah (Bamus).

"Prosedurnya saat surat dikirimkan ke DPR dalam ranah pimpinan DPR. Kemudian pimpinan DPR akan Rapim (rapat pimpinan) Bamus dan Bamus akan dikirimkan kepada komisi terkait dalam hal ini komisi I DPR," jelas Meutya Hafid.

Lebih lanjut dia menekankan bahwa Komisi I DPR harus mempunyai dasar dalam melakukan fit and proper test itu.

Atas dasar itulah, Meutya meminta masyarakat bersabar mengenai pelaksanaan fit and proper test terhadap Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono.

"Kami punya waktu 20 hari sesuai undang-undang untuk menjawab surat presiden terkait calon Panglima TNI, artinya masuk cukup waktu untuk melakukan sebelum berakhirnya masa sidang yaitu tanggal 15 atau 16 Desember 2022," tuturnya.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo Telah Kirimkan Surpres Calon Panglima TNI ke DPR

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X