KPK Tetapkan AKBP Bambang Kayun Jadi Tersangka. Mabes Polri Buka Suara

- Rabu, 23 November 2022 | 17:35 WIB
KPK Tetapkan Anggota Polisi AKBP Bambang Kayun sebagai Tersangka Suap Penanganan Kasus (Ilustrasi)
KPK Tetapkan Anggota Polisi AKBP Bambang Kayun sebagai Tersangka Suap Penanganan Kasus (Ilustrasi)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Seorang perwira polisi yang pernah bertugas di Mabes Polri harus berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lantaran terseret kasus suap dan gratifikasi.

Polisi itu bernama AKBP Bambang Kayun yang sudah ditetapkan sebagai tersangka KPK karena diduga menerima suap hingga miliaran rupiah dan gratifikasi mobil mewah atas kasus pemalsuan perebutan ahli waris.

Kasus yang membelit Bambang Kayun itu di saat dirinya menjabat Kepala Subbagian Penerapan Pidana dan HAM, bagian Penerepan Hukum Biro Bantuan Hukum (Kasubbagrapid HAM, Bagrapkum Robantkum) Divisi Hukum Polri tahun 2013-2019.

Baca Juga: Ribuan Perkara di Kejagung Diselesaikan dengan Restorative Justice

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut perkara yang menjerat Bambang Kayun berkaitan dengan hak ahli waris PT Aria Citra Mulia (PT ACM).

"Benar KPK, telah memulai penyidikan baru mengenai dugaan suap dan gratufikasi terkait dengan pemalsuan surat dalam perkara perebutan hak waris PT ACM, kata Ali Fikri kepada wartawan, Rabu 23 November 2022.

Menanggapi penetapan itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut sebelumnya Dittipidkor Bareskrim Polri sempat mengusut dugaan suap dan gratifikasi AKBP Bambang Kayun. Kemudian kasus tersebut telah dilimpahkan ke KPK dan kini dalam proses penyidikan di lembaga anti rasuah itu.

"Untuk perkara dimaksud, Tipidkor juga sedang tangani kasusnya. Perkembangan akhir, antara Tipidkor dan KPK sedang koordinasi hingga saat ini dalam rangka pelimpahan penanganannya," ungkap Dedi Prasetyo kepada awak media Rabu 23 November 2022. 

Menurutnya, pelimpahan kasus dugaan suap AKBP Bambang Kayun ke pihak KPK dilakukan demi transparansi proses penyidikan. Dia juga menyebut Bambang sudah diproses secara etik oleh Propam Polri.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X