Saksi Penyidik Kasus Pembunuhan Brigadir J Ungkap Keanehan di Rumah Sambo

- Senin, 21 November 2022 | 21:13 WIB
Penyidik Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Martin Gabe Sahata menjadi saksi sidang kasus pembunuhan Brigadir J. (Foto: PMJ News/Fajar)
Penyidik Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Martin Gabe Sahata menjadi saksi sidang kasus pembunuhan Brigadir J. (Foto: PMJ News/Fajar)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang lanjutan atas kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan terdakwa Ferdy Sambo pada Senin 21 November 2022.

Sidang kali ini PN Jakarta Selatan menghadirkan saksi dari penyidik Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan, Briptu Martin Gabe Sahata.

Dalam sidang itu dia mengakui adanya keanehan saat berada di lokasi kejadian pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.

Baca Juga: Di Depan Orang Tua Brigadir J, Ferdy Sambo Sebut Perbuatan Sang Anak Terhadap Istrinya

Sebagai informasi, pada awal kasus itu sempat direkayasa oleh Ferdy Sambo bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa tembak-menembak. Namun selanjutnya terungkap bahwa peristiwa tersebut adalah pembunuhan terhadap Brigadir J.

Martin mengungkapkan bahwa keanehan yang ada saat itu adalah tidak adanya cipratan darah di lokasi, padahal saat itu disebut adanya tembak menembak.

“Secara pribadi saya melihat keanehan,” ujar Martin

“Pada saat posisi almarhum yang berada di depan pintu terjadi tembak menembak antara terdakwa dengan almarhum, saya rasa tidak adanya cipratan darah dari depan pintu kamar ibu PC (Putri Candrawathi),” tambahnya.

Hakim yang penasaran lantas menanyakan kembali perihal cipratan yang dimaksud tersebut. Namun Martin hanya menyebutkan keanehan yang ia rasakan hanya tidak adanya cipratan darah jika memang terjadi tembak menembak.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X