KPK Memeriksa Perusahaan Valas Terkait Dugaan Suap Lukas Enembe

- Rabu, 16 November 2022 | 21:43 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe (Dok. Istimewa)
Gubernur Papua Lukas Enembe (Dok. Istimewa)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Pengusutan kasus dugaan suap yang melibatkan Gubernur Papua Lukas Enembe terus dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat ini tim Penyidik KPK tengah mendalami dugaan transaksi valutas asing (valas) dalam kasus dugaan suap tersebut.

Baca Juga: Geledah Kediaman Lukas Enembe, KPK Temukan Uang Tunai dan Emas Batangan

Untuk keperluan itu penyidik KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap PT Anugrah Valasindo Kriswanto dan PT Mulia Multi Remittance/Mulia Multi Valas Roby, pada Selasa 15 November 2022.

Hal itu diungkapkan Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri, di Jakarta, Rabu 16 November 2022.

"Keduanya hadir dan dikonfirmasi terkait pengetahuan saksi mengenai adanya dugaan transaksi valas dalam perkara dengan tersangka LE [Lukas Enembe] dan kawan-kawan, yang penyidikannya masih terus kami lakukan," ujar Ali Fikri.

Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (PMJ News)

Selain itu, KPK juga menemukan serta menyita dokumen, bukti elektronik, catatan keuangan, uang tunai, sampai emas batangan yang diduga berkenaan dengan perkara.

Sebagaimana telah diberitakan, Lukas Enembe merupakan Kader Partai Demokrat ini harus berhadapan dengan hukum lantaran diduga terlibat kasus dugaan suap terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X