KPK Ajukan Banding Atas Putusan Hakim Terhadap Walikota Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi

- Rabu, 9 November 2022 | 15:01 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri  ajukan banding putusan hakim terhadap Walikota Bekasi Rakhmat Effendi (pmjnews)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri ajukan banding putusan hakim terhadap Walikota Bekasi Rakhmat Effendi (pmjnews)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Beberapa waktu lalu Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) memvonis Wali Kota Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi 10 tahun penjara.

Rahmat Effendi terbukti melakukan tindak pidana korupsi berkenaan pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi.

Putusan itu menuai ketidakpuasan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Oleh karena lembaga antirasuah itu mengajukan banding atas putusan tersebut.

Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri Prihatin atas OTT Walikota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi

Prosedur banding sudah dilakukan KPK dengan menyerahkan memori banding atas putusan terdakwa Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

"Jaksa KPK Siswhandono selesai menyerahkan memori banding Terdakwa Rahmat Effendi melalui Kepaniteraan Khusus Pengadilan Tipikor Bandung," terang Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada awak media, di Jakarta, baru-baru ini.

Menurut Ali Fikri, materi banding berkenaan dengan pembuktian dakwaan penerimaan gratifikasi.

Ali Fikri menambahkan, Tim Jaksa menyakini peran Rahmat Effendi dalam meminta uang kepada instansi dan perusahaan. Yaitu, dengan menggunakan jabatan atau kedudukannya selaku Wali Kota Bekasi.

Alhasil, instansi serta perusahaan yang diminta bersedia memberikan sejumlah uang.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X