Menghemat Subsidi, Pemerintah Naikkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 17:54 WIB
Ibadah haji di Mekah
Ibadah haji di Mekah

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Penyelenggaraan ibadah haji 2022 lalu terjadi pembengkakan biaya subsidi dari pemerintah hingga 65 persen dari biaya haji. Hal itu disebabkan adanya kenaikan yang signifikan pada biaya layanan Masyair.

Informasi itu disampaikan Dirjen PHU Hilman Latief dalam acara Kick Off Mudzakarah Perhajian ini mengangkat tema, "Bipih dan Kesinambungan Penyelenggaraan Ibadah Haji" pada Jumat, 30 September 2022 di Jakarta.

Baca Juga: Presiden Jokowi Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kegiatan itu diikuti perwakilan Ormas Islam dari NU, Muhammadiyah, Persis, Al Wasliyah, dan Al Irsyad. Hadir juga, Dirjen PHU Hilman Latief, Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, serta perwakilan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) Acep Riana Jayaprawira, dan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).

Dalam forum tersebut Hilman menekankan perlunya dilakukan penghitungan biaya haji baru yang inklusif untuk menyikapi kenaikan biaya Masyair.

“Perlu ada pembicaraan serius terkait pembiayaan haji yang inklusif, tidak memberatkan jemaah, tetapi tetap proporsional. Kita juga ingin mendorong BPKH untuk lebih dapat meningkatkan nilai manfaatnya,” Kata Hilman.

Lebih lanjut Hilman mengharapkan adanya masukan terkait konsep pembiayaan dari ulama, masyarakat dan lembaga lainnyapihak-pihak

“Saya harap kehadiran para alim ulama di sini, bisa memberikan pencerahan terkait konsep istitha’ah dan pembiayaan haji yang lebih proporsional. Lembaga negara lain, seperti KPK, juga meminta Kemenag untuk merumuskan konsep pembiayaan haji yang berkeadilan,” terang Hilman.

Baca Juga: Berkat Sidik Jari yang Tercecer Pelaku Perampokan Toko Emas Terungkap

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X