Kapolri Menyiapkan 1.800 Personel untuk Menjemput Lukas Enembe

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 14:57 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat kompresi pers, Jumat (30/9/2022) (ft: ist)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat kompresi pers, Jumat (30/9/2022) (ft: ist)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyiaplam 1.800 personel di Papua terkait rencana penjemputan Gubernur Papua Lukas Enembe yang diduga terjerat kasus korupsi.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat 30 September 2022.

Baca Juga: Baru Tiba dari Malaysia, Seorang Pria Ditangkap Gegara Narkoba

Menurutnya, sebanyak 1.800 personel Polri itu siap melakukan backup jika diminta KPK.

"Terkait dengan kasus Lukas Enembe. Kami telah menyiapkan 1.800 personel di Papua. Dan kami siap untuk membackup apabila memang KPK meminta," jelas Kapolri Listyo.

Pada kesempatan yang sama, mantan Kabareskrim Polri ini menegaskan pihaknya mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Tentunya kami juga mendukung penuh pemberantasan korupsi," tukasnya.

Sebagaimana diketahui Gubernur Papua Lukas Enembe telah ditetapkan menjadi tersangka KPK. Dia diduga menerima suap Rp 1 miliar untuk pembangunan gereja. Kendati demikian Kader Partai Demokrat itu mangkir dua kali atas panggilan KPK dengan alasan sakit.

Tak hanya itu, dia juga berdiam di rumahnya yang dijaga rapat ribuan pendukungnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X