Belanja APBN dengan Produk Dalam Negeri Baru 49 Persen dari Komitmen

- Kamis, 29 September 2022 | 21:19 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan (Tangkapan Layar)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan (Tangkapan Layar)


SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Realisasi belanja produk dalam negeri oleh kementerian, lembaga, pemda, dan BUMN baru mencapai 468,29 triliun atau 49,97 persen dari komitmen Rp937,20 triliun.

Data itu berdasarkan pemantauan yang dilakukan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi sejak April 2022 terkait pelaksanaan aksi afirmasi Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Hal itu disampaikan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam acara pengarahan Presiden Jokowi kepada seluruh menteri, kepala lembaga, kepala daerah, pimpinan badan usaha milik negara (BUMN), panglima komanda daerah militer (pangdam), kepala kepolisian daerah (kapolda), dan kepala kejaksaan tinggi (kajati), di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis, 29 September 2022.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Utamakan Pengadaan Barang, dengan Produk UMKM dan Koperasi

Menurut Luhut afirmasi belanja produk dalam negeri sudah diimbangi dengan ketersediaan produk dalam negeri di sistem e katalog.

“Realisasi belanja produk dalam negeri oleh K/L/pemda dan BUMN mencapai Rp468,29 triliun atau 49,97 persen dari komitmen Rp937,20 triliun. Penayangan produk di e-katalog sudah mencapai lebih dari 1 juta pada akhir 2022, yakni sudah tayang sebesar 1.204.487 produk. Dengan tren seperti ini, kita bisa mencapai lebih dari 1,5 juta pada akhir tahun,” ungkap Luhut.

Selanjutnya Luhut berharap aksi BBI menjadi gerakan masif di semua kementerian, lembaga, pemda, dan BUMN.

“Kita semua berharap, aksi belanja Produk Dalam Negeri ini menjadi gaya hidup belanja pemerintah dan masyarakat. Contoh sederhana, goodie bag pada acara-acara kementerian/lembaga, BUMN, dan pemda agar tidak lagi menggunakan produk impor. Mari, secara konsisten kita prioritaskan untuk produk dalam negeri, utamanya UMK dan koperasi. Dengan demikian, kita telah membantu peningkatan produktivitas masyarakat untuk mengurangi kemiskinan,” ucap Luhut.

Baca Juga: 10 Tips Ampuh Agar Rumah Anda Bebas dari Kecoa. Simak Ulasannya

Sebelumnya, di kesempatan yang sama, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan semua jajaran pemerintahan pusat maupun daerah membelanjakan APBN dan APBD untuk membeli produk dalam negeri.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X