Uang Suap yang Libatkan Hakim Agung SD Disimpan di Kotak Serupa Kamus

- Selasa, 27 September 2022 | 15:23 WIB
kasus dugaan suap hakim agung (instagram/@official.kpk)
kasus dugaan suap hakim agung (instagram/@official.kpk)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar modus penyerahan uang suap pengurusan perkara yang melibatkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati (SD).

Uang tersebut ternyata disembunyikan di sebuah kotak ajaib yang dimodifikasi seperti buku kamus bahasa Inggris.

Kotak ajaib itu dipertunjukkan ke publik oleh KPK saat ekspos barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait suap pengurusan perkara di MA.

Baca Juga: Penderita Diabetes di Indonesia Melonjak. Angkanya Memprihatinkan

Kotak ajaib serupa kamus itu sebagai tempat penyimpanan uang dolar Singapura yang diduga akan dibagi-bagi untuk oknum pegawai dan Hakim Agung Sudrajad Dimyati.

Ketua KPK Firli Dahuri menilai modus tersebut luar biasa cerdik.

"Ini luar biasa ini, buku dalamnya ada uang. (Bukunya) The New English Dictionary. Wah ini luar biasa ini," kata Firli sambil mempertunjukkan kotak ajaib tempat menyimpan uang dugaan suap pengurusan perkara di MA saat jumpa pers Jumat lalu.

Hari ini, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengakui bahwa modus dan cara para pelaku tindak pidana korupsi dalam menyembunyikan uang hasil rasuah semakin berkembang dan beragam. Salah satunya, seperti yang terungkap dalam kasus dugaan suap yang menjerat Hakim Agung Sudrajad Dimyati.

"Penyidik memiliki strategi sendiri dalam mengungkap tempat penyembunyian uang hasil korupsi. Modus dan cara menyembunyikan hasil korupsi ini beraneka ragam," ungkap Ali, Selasa (27/9/2022).

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X