Mahfud MD Soroti Kasus Arogansi Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri

- Minggu, 25 September 2022 | 17:44 WIB
Kolase. Mahfud MD tanggapi anggota Dewan Kota Depok yang injak sopir truk (Instagram @depokhariini / Twitter @mohmahfudmd)
Kolase. Mahfud MD tanggapi anggota Dewan Kota Depok yang injak sopir truk (Instagram @depokhariini / Twitter @mohmahfudmd)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Depok. Aksi Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Sabri yang arogan dan menganiaya sopir truk menuai sorotan publik. Aksi yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan Tajudin Tabri yang mengenakan setelan pakaian hitam mengindak dan memberikan sanksi push up kepada seorang supir truk bernama Ahmad Misbah.

Banyak warganet dan publik yang mengecam aksi pimpinan DPRD itu. Bahkan aksi arogansi Tajudin Sabri itu juga menuai sorotan khusus dari Menko Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD.

Baca Juga: Aniaya Sopir Truk, Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri Dilaporkan Polisi

Melalui ciutannya di Twitter akun resminya, Mahfud MD menegaskan pimpinan maupun anggota DPR tidak boleh arogan di tengah jalan dengan menghukum fisik orang lain. Begitu juga, bupati dan gubernur pun tidak boleh menghukum orang secara fisik di tengah jalan.

"Waduh, sepertinya tak boleh loh, pimpinan atau anggota DPRD menghukum orang secara fisik di tengah jalan. Bupati atau gubernur pun tak boleh," tulis Mahfud yang dikutip dari akun Twitter resminya, Minggu, 25 September 2022.

Lebih lanjut, Mahfud MD mengingatkan agar setiap pejabat seharusnya tidak bersikap emosional dalam menghadapi berbagai situasi.

"Sebaiknya proporsional, tak perlu emosional," ucapnya.

Diketahui kasus arogansi itu bermula dari Truk yang dikemudikan Ahmad Misbah menabrak portal buatan pihak Tajudin Tabri. Dipicu rasa dongkol Tajudin pun menghukum Ahmad Misbah di tengah jalan.

Baca Juga: Carut Marut di UIN Sumatera Utara, Rektor Syahrin Harahap Dikenai Hukuman Disipin

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X