Antisipasi Demo Pendukung Lukas Enembe, Brimob dari 3 Daerah Diterjunkan di Papua

- Minggu, 25 September 2022 | 12:45 WIB
Lukas Enembe Diperiksa Besok, Polda Papua Kerahkan 1.800 Personel (Ilustrasi)
Lukas Enembe Diperiksa Besok, Polda Papua Kerahkan 1.800 Personel (Ilustrasi)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Papua. Komisi Pemberantasan Komisi (KPK) melayangkan panggilan kedua kepada Gubernur Papua Lukas Enembe selaku tersangka suap. Dalam panggilan dijadwalkan Lukas Enembe untuk menjalani pemeriksaan pada Senin, 26 September 2022.

Menyikapi hal itu Polda Papua siap menerjunkan 1.800 personel dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kebijakan itu dilakukan mengingat adanya demontrasi besar di Papua pasca KPK menetapkan Lukas Enembe dan melakukan pemanggilan pertama dalam minggu lalu.

Baca Juga: Dari Pemasok, KKB di Papua Beli Amunisi Seharga Rp 200 Ribu per Butir

Dari sejumlah media, diberitakan ribuan massa pendemo di Jayapura waktu lalu berisi penolakan penetapan tersangka terhadap Lukas Enembe. Di antara pendemo ditemukan senjata tajam. Untungnya situasi demontrasi bisa dikendalikan aparat kepolisian.

Sementara itu, tersangka Lukas Enem tidak mau mememenuhi panggilan KPK dengan alasan sakit. Dia tetap berdiam di rumahnya yang dijaga ribuan pendukungnya. Dampaknya pemanggilan terhadap Lukas Enembe batal. Kemudian KPK pun melayangkan panggilan kedua.

Mencegah munculnya aksi demo besar yang berpotensi mengganggu keamanan, Polda Papua mendatangkan kompi brimob dari daerah lain untuk memperkuat petugas di lapangan. Diketahui aksi itu menyuarakan penolakan panggilan kedua kepada Lukas Enembe.

Dikutip dari laman PMJ News pada Minggu, 25 September 2022, Wakapolda Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat menerangkan 1.800 personel yang disiagakan tersebut tersebar di Polresta Jayapura, Polres Jayapura, Polda Papua. Di antara personel itu termasuk Brimob yang didatangkan dari daerah lain. Tiga kompi Brimob nusantara itu berasal dari Polda Sumatera Utara, Polda Sulawesi Utara, dan Polda Maluku.

"1.800 Personel siap digerakkan bila terjadi gangguan kamtibmas terutama di Jayapura yang merupakan ibu kota provinsi," ujarnya, di Kota Jayapura, Sabtu kemarin.

Baca Juga: Situasi Jayapura Terkini Pasca Aksi Unjuk Rasa Pendukung Lukas Enembe

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X