Selesaikan Soal Pelangaran HAM Berat Masa Lalu, Presiden Jokowi Bentuk Tim PPHAM

- Rabu, 21 September 2022 | 20:20 WIB
Presiden Jokowi membentuk tim untuk menyelesaikan masalah pelanggaran HAM berat (Sinarto)
Presiden Jokowi membentuk tim untuk menyelesaikan masalah pelanggaran HAM berat (Sinarto)

SUARA MERDEKA Pekalongan-Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih konsisten memberikan atensi terkait masalah penyelesaian pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi pada masa lalu.

Implementasinya baru saja Presiden Jokowi membentuk Tim Pelaksana Tim Penyelesaian Non-yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat Masa Lalu (Tim PPHAM).

Pembentukan PPHAM dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2022. Keppres itu sekaligus meresmikan pembentukan Tim PPHAM.

Baca Juga: Wamenag Zainut Tauhid : KUHP Peninggalan Belanda Perlu Diperbaharui

"Membentuk Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Berat Masa Lalu, yang selanjutnya dalam Keputusan Presiden ini disebut Tim PPHAM," bunyi pasal 1 Keppres Nomor 17 Tahun 2022.

Tim PPHAM terdiri atas tim pengarah dan tim pelaksana. Tim Pengarah dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Adapun anggota tim pengarah terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Sosial, serta Kepala Staf Kepresidenan.

Dalam keppres tersebut juga resmi menunjuk Makarim Wibisono sebagai Ketua Tim Pelaksana. Adapun anggota tim pelaksana PPHAM beranggotakan Ifdhal Kasim, Suparman Marzuki, Apolo Safanpo, Mustafa Abubakar, Harkristuti Harkrisnowo, As'ad Said Ali, Kiki Syahnakri, Zainal Arifin Mochtar, Akhmad Muzakki, Komaruddin Hidayat, dan Rahayu.

Tim pelaksana PPHAM bertugas mengungkap dan menganalisis pelanggaran HAM berat masa lalu berdasarkan data dan rekomendasi Komnas HAM tahun 2020.

Baca Juga: MAH, Tersangka Penyebaran Data Dikenai Wajib Lapor Ke Mapolres Madiun

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X