MAH, Tersangka Penyebaran Data Dikenai Wajib Lapor Ke Mapolres Madiun

- Rabu, 21 September 2022 | 16:12 WIB
Tersangka kasus hacker Bjorka, MAH Pemuda asal Madiun tidak ditahan /Foto Kolase/Istimewa
Tersangka kasus hacker Bjorka, MAH Pemuda asal Madiun tidak ditahan /Foto Kolase/Istimewa

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Polisi telah menetapkan Muhammad Agung Hidayatullah alias MAH (21), pemuda asal Madiun menjadi tersangka dalam kasus hacker Bjorka beberapa hari lalu. Diketahui MAH berperan sebagai peyedia channel Telegram untuk penyebaran data pribadi.

Meski jadi tersangka, MAH tidak ditahan polisi. Namun dirinya dikenakan wajib lapor ke Mapolres Madiun.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo dikutip dari laman PMJ News, pada Rabu, 21 September 2022.

Baca Juga: Buru Sosok Asli Bjorka, Polri Akan Bekerja Sama dengan Pihak Luar Negeri

Dedi mengatakan bahwa saat ini tersangka MAH dikenakan wajib lapor sebanyak dua kali dalam sepekan. Teknisnya diatur oleh penyidik.

"Wajib lapor satu minggu dua kali itu teknis penyidikan. Penyidik yang mengatur soal itu," ujar Dedi Prasetyo kepada wartawan di Mabes Polri Jakarta.

Menurut Dedi, tersangka MAH tidak perlu ke Mabes Polri untuk wajib lapor, tapi diperbolehkan hanya ke Polres Madiun. Selain itu, polisi dapat memantau dan mengawasi MAH lebih dekat sehingga mempermudah komunikasi dengan penyidik.

Baca Juga: MAH Jadi Tersangka Terkait Bjorka, Begini Sosoknya di Mata Keluarga

"Enggak (di Mabes), di sana aja. Di Polres (Madiun) aja," ucap Dedi.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X