Hakim Tolak Gugatan Prapengadilan Kasus di Asuransi WanaArtha. Polisi Teruskan Penyelidikan

- Jumat, 16 September 2022 | 17:07 WIB
WanaAtha (Facebook WanaArthaLife)
WanaAtha (Facebook WanaArthaLife)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Hakim telah menolak gugatan praperadilan terkait penetapan status tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan di PT Asuransi Jiwa Adisarana WanaArtha.

Putusan itu membentangkan jalan bagi Polri untuk segera meneruskan proses penyelidikan dugaan penggelapan WanaArtha Life. Diketahui dalam kasus tersebut polisi telah menetapkan tersangka berinisial MA, EL dan RF.

Baca Juga: Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka dalam Kasus Dugaan Penipuan di WanaArtha Life

Juru Bicara Divhumas Polri, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, pada Jumat 16 September 2022 mengatakan penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri selanjutnya akan meminta keterangan sejumlah saksi ahli, penyitaan aset hingga pengumpulan barang bukti terkait kasus tersebut.

"Selanjutnya penyidik akan segera melakukan langkah-langkah penyidikan berupa pemeriksaan saksi dan ahli melakukan audit keuangan, melakukan penyitaan aset-aset, melakukan upaya penggeledahan untuk mencari dokumen dan alat bukti lainnya," ujar Ade Yaya.

Lebih lanjut Ade Yaya memastikan pihak polri segera melakukan pemberkasan untuk pengiriman tahap satu dari masing-masing tersangka.

Perlu diinformasikan, sebelumnya, penyidik Subdit V Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan pemalsuan data pemegang polis asuransi PT WanaArtha Life.

Baca Juga: Perusahaan Asuransi Jiwa Dilaporkan ke Polisi oleh Nasabahnya. Ini Kasusnya

Ketujuh tersangka tersebut adalah MA, TK, YM, YY, DH, EL, dan RE. Namun, polisi belum merinci peran dan status para tersangka, termasuk apakah dilakukan penahanan terhadap tersangka atau tidak.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X