Kapal Motor Asing Ditangkap Bakamla. Diduga Selundupkan 90 ton BBM

- Sabtu, 27 Agustus 2022 | 14:36 WIB
Kapal Asing bawa 90 ton bbm selundupan ditangkap Bakamla / rri.co.id
Kapal Asing bawa 90 ton bbm selundupan ditangkap Bakamla / rri.co.id

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Batam. Kapal motor tanker (MT) Blue Star 08 berbendera Equator Guinea yang diduga menyelundupkan 90 ton bahan bakar minyak (BBM) ditangkap petugas Badan Kemanan Laut (Bakamla) RI Zona Maritim Barat. Penangkapan kapal dilakukan di perairan Sengkuang, Kepulauan Riau, Jum'at 26 Agustus 2022. Kapal tersebut diduga membawa bahan bakar minyak ilegal jenis high speed diesel.

Menurut Komandan Kapal Negara Marore-322, Letkol Bakamla Yuli Eko Prihartanto, kapal asing itu bergerak dari Malaka ke pulau Sambu Batam dengan tidak sesuai rute pelayaran yang ditangkap oleh Automatic Identification System (AIS).

Baca Juga: Utamakan Barang Lokal, LKPP Bekukan 13.600 Produk Impor dari E Katalog

Kemudian petugas memintai sejumlah keterangan dari kru kapal asing itu dan dilakukan pemeriksaan BBM berjumlah tonase tersebut.

Dari informasi yang didapat itulah, kata Yuli, sehingga kapal asing itu harus diamankan dan dikawal menuju pangkalan Batam.

"Kita menerjunkan tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) menggunakan Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) melakukan pengejaran dan pemeriksaan. Tanpa perlawan, pukul 16.06 WIB pada posisi 01° 14’ 30” U - 104° 59’ 12” T," kata Yuli Eko dikutip dari laman rri.co.id pada Sabtu 27 Agustus 2022.

Yuli Eko melanjutkan, pengecekan pada dokumen kapal ternyata tidak lengkap, tidak terdapat bill of lading atau surat penting tanda terima barang untuk kegiatan expor impor. Selain itu juga tidak terdapat manning certificate atau sertifikat pengawakan dan kapal tidak sesuai dengan port clearence atau surat persetujuan pelayaran.

Baca Juga: Sidang Etik Menjatuhkan Vonis Penghentian Tak Terhormat Ferdy Sambo

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal ini, MT Blue Star 08 melanggar tindak pidana Minyak dan Gas. Penangkapan ini adalah implementasi dari dari patroli bersama Keamanan dan Keselamatan Laut "Arkana I/22" di perairan Batam," katanya. ***

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X