Mantan ART Ibunda Nirina Zubir yang Terlibat Mafia Tanah Divonis 13 Tahun Penjara dan Denda

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 22:14 WIB
Majelis Hakim Resmi Jatuhkan Hukuman Pada Eks ART Ibunda Nirina Zubir
Majelis Hakim Resmi Jatuhkan Hukuman Pada Eks ART Ibunda Nirina Zubir

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kasus mafia tanah yang menjerat asisten rumah tangga ibunda Nirina Zubir yang bernama Riri Khasmita dan Edrianto memasuki babak akhir di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat. Keduanya diputus bersalah atas tindak pidana pemalsuan surat dan tindak pidana pencucian uang. Pemalsuan surat terkait dengan penggelapan tanah (mafia tanah) milik keluarga Nirina Zubir, sedangkan tindak pidana pencucian uang terkait penggunaan uang hasil aksi mafia tanah.

Atas perbuatannya, Riri Khasmita dan Edrianto dijatuhi hukuman 13 tahun penjara oleh Majelis hakim PN Jakarta Barat. Selain itu keduanya juga dikenakan denda masing-masing Rp 1 miliar.

Baca Juga: Nirina Zubir Minta Jaksa Tuntut Mafia Tanah dengan Hukuman Paling Berat

Para terdakwa menghadiri sidang secara virtual dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Sedangkan Nirina Zubir tak menghadiri sidang putusan ini. Dari pihak Nirina hanya nampak sang suami, Ernest Coklat dan sang kakak, Fadhlan Karim.

Putusan tersebut disampaikan Hakim Ketua, Syafrudin Ainor Rafiek di ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa 16 Agustus 2022.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Riri Khasmita dan terdakwa Edrianto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana yang melakukan pemalsuan surat seolah-olah asli dan menyebabkan kerugian" ucap Syafrudin Ainor.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Riri Khasmita dan terdakwa Edrianto berupa pidana penjara masing-masing selama 13 tahun dan denda masing-masing sebesar Rp 1 miliar," imbuhnya.

Baca Juga: Tersangka Kasus Mafia Tanah Kian Bertambah. Di Antaranya Pegawai BPN

Keduanya didakwa Pasal 264 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dan Pasal 3 Undang Udang Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X