Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik Kasus Penembakan Brigadir J, 63 Polisi Diperiksa

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:36 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers di depan Rumah Dinas Kadiv Propam. (Foto: PMJ News/Fajar)
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers di depan Rumah Dinas Kadiv Propam. (Foto: PMJ News/Fajar)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Kasus penembakan brigadir J terus diusut polri. Sebanyak 63 anggota polisi diperiksa Inspektorat Khusus (Itsus) Polri terkait dugaan pelanggaran kode etik saat menangani kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J.

Dari jumlah yang diperiksa, sebanyak 35 anggota sudah diduga melanggar kode etik dalam kasus Brigadir J.

Baca Juga: Bos Darmex Group Ditahan, Atas Dugaan Kasus Korupsi Rp 78 Triliun

Hal itu disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo dikutip dari laman PMJ News pada Selasa 16 Agustus 2022.

"Enam puluh tiga yang sudah diperiksa," ujar Dedi.

"Ya betul (ada 35), info terakhir dari Itsus,” imbuhnya.

Perlu diinformasikan, sebelumnya, empat polisi ditahan di tempat khusus (patsus) karena diduga melanggar kode etik yang terkait dengan kasus pembunuhan Brigadir J. Hingga saat ini sudah 16 polisi yang ditempatkan di patsus.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menuturkan, empat anggota tersebut merupakan perwira menengah (pamen) Polda Metro Jaya berpangkat AKBP dan Kompol dan menjalani patsus di Provost Mabes Polri.

Baca Juga: Gelombang Panas Melanda China, Suhu Udaranya Hingga 42 Derajat Celcius

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X