Bos Darmex Group Ditahan, Atas Dugaan Kasus Korupsi Rp 78 Triliun

- Senin, 15 Agustus 2022 | 20:14 WIB
Bos PT Duta Palma Group/Darmex Group SD ditahan Kejaksaan Agung  / rri.co.id
Bos PT Duta Palma Group/Darmex Group SD ditahan Kejaksaan Agung / rri.co.id

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Bos PT Duta Palma Group/Darmex Group SD ditahan Kejaksaan Agung setelah dilakukan penjemputan. Dirinya telah menjadi tersangka atas kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan kelapa sawit. Dari perbuatan SD, negara dirugikan Rp78 triliun.

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan SD ditahan mulai hari ini hingga 20 hari ke depan.

"Hari ini kami melakukan pemeriksaan terhadap tersangka SD," kata St Burhanudian kepada awak media , Senin 15 Agustus 2022.

"Selanjutnya kami melakukan penahanan untuk 20 hari ke depan," imbuhnya.

Baca Juga: Di Indonesia Tiap Tahun Pangan yang Terbuang Mencapai 48 Juta Ton

Lebih lanjut Burhanuddin mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pemanggilan terhadap SD, yang diduga sebelumnya berada di Singapura. Namun, tersangka tidak pernah memenuhi pemanggilan Kejaksaan sampai tiga kali.

Dikutip dari laman rri.co.id, menurut Burhanudian, penjemputan terhadap SD dilakukan setelah berkoordinasi dengan pengacaranya, Juniver Girsang. Tersangka kemudian berjanji memenuhi panggilan Kejaksaan Agung pada hari ini.

"Kami melakukan pemanggilan atas tersangka di Singapura dan suratnya telah diterima. Namun, kami tidak tahu di mana tersangka persisnya berada," ujarnya.

Menurut Burhanuddin, tersangka tiba di Indonesia menggunakan pesawat China Airlines dari Taiwan. Dia mengenakan kemeja putih saat tiba di gedung Kejaksaan Agung sekitar pukul 13.57 WIB.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X