Mensos Risma Bersama PPATK Bentuk Satgas Pengawas Lembaga Pengumpul Donasi

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:53 WIB
Mensos Risma bersama PPATK bentuk Satgas pengawas lembaga pengumpul donasi / rri.co.id
Mensos Risma bersama PPATK bentuk Satgas pengawas lembaga pengumpul donasi / rri.co.id

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan setidaknya 176 lembaga penampung donasi yang menyelewengkan uang donasi masyakakat.Atas temuan tersebut PPATK melakukan pertemuan dengan kementerian sosial pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Tindak lanjut dari temuan itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini membentuk satuan tugas pengawasan terhadap aktivitas lembaga filantropi (nonprofit) yang manampung donasi masyarakat di Indonesia.

Satgas tersebut merupakan kerjasama antara Kementerian Sosial (Kemensos) dengan PPATK.

Baca Juga: Berkas Delapan Parpol yang Mendaftar ke KPU Dinyatakan Lengkap

Dilansir dari laman rri.co.id Mensos Risma mengatakan, pengawasan itu tidak hanya pada aktivitas pengumpulan donasi dari masyarakat, tapi juga penyaluran bantuan sosialnya.

"Ini bukan hanya soal izin pub pengumpulan uang dan barang, tapi juga bansos," kata Risma usai bertemu dengan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis.

Risma menegaskan, dirinya akan langsung mengeluarkan surat tugas sehingga tim dari Kemensos bisa langsung bergabung dengan PPATK.

Meski diketahui, Kemensos dan PPATK belum melakukan penandatangan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

"Karena kalo MOU kan biasanya ada administrasi-administrasi hukum, kata-kata dan sebagainya itu kan lama. Nah nanti mungkin dalam satu hari ini saya akan keluarkan surat tugas untuk menjadi partner untuk PPATK untuk kerja sama," ujarnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X