Biaya Proyek KCJB Bengkak Jadi 6,07 Miliar Dolar US. Begini Respon Anggota DPR

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 21:48 WIB
Biaya Proyek KCJB bengkak (Photo: Adul Bangbara )
Biaya Proyek KCJB bengkak (Photo: Adul Bangbara )

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Biaya pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) membengkak sangat besar dari rancangan awal.

Sejak awal proyek yang ditargetkan selesai pada 2019 tersebut diestimasi hanya menelan biaya sebesar 5,5 miliar dolar AS. Namun, dalam praktiknya proyek tersebut terus mengalami pembengkakan dari 5,8 miliar dolar AS meningkat lagi jadi 6,07 miliar dolar AS.

Kemudian diestimasi akan terjadi pembengkakan lagi. Terbaru proyek KCKB itu diperkirakan mengalami pembengkakan biaya mencapai 1,176 sampai 1,9 miliar dolar AS, menjadi maksimal 7,97 miliar dolar AS.

Baca Juga: Penerimaan Pajak dalam Semester I 2022 Capai Rp 868,3 Triliun. PPh Penyumbang Terbesar

Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan mencatat adanya biaya pembengkakan yang berkisar di angka 1,176 miliar dolar AS.

Menyikapi hal itu Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto meminta pemerintah melakukan investigasi membengkaknya biaya proyek KCJB ini.

Dikutip dari laman gesuri.id, pada Rabu, 3 Agustus 2022, Darmadi mintaagar pihak-pihak yang sejak awal menginisiasi proyek ini mesti dimintai tanggung jawab.

"Jangan sampai niat baik Pak Jokowi yang ingin meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ini ternodai dengan kebijakan yang dibuat secara serampangan dan gegabah," ujarnya. .

Darmadi juga menegaskan, sejak awal pihaknya dalam hal ini Komisi VI DPR selaku mitra kerja kementerian BUMN kerap kali mengingatkan agar proyek tersebut terus dikaji dan dihitung secara cermat.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: gesuri.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X