Wakil Bupati Memberamo Tengah Diperiksa KPK, Soal Dugaan Suap yang Jerat Koleganya

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 20:55 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Penangananan kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah yang menjerat Bupati Ricky Ham Pagawak terus bergulir.

Kendati Ricky Ham Pagawak mangkir dan tengah DPO, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan pihak terkait lainnya.

Baru saja KPP memeriksa Wakil Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, Rabu, 3 Agustus 2022. Yones diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di Mamberamo Tengah.

Baca Juga: Buru Keberadaan Bupati Ricky Ham Pagawak, KPK Libatkan NCB Interpol

Dikutip dari laman rri.co.id, Yonas keluar dari gedung KPK pada pukul 15.53 WIB, dengan menggunakan batik lengan panjang dan penggunakan topi untuk menutup mukanya. Namun, ketika dikonfirmasi awak media terkait hasil pemeriksaan, dirinya bungkam tidak memberikan komentar.

Selain Yonas, KPK juga memanggil Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Mamberamo Tengah, Slamet.

Diketahui dalam kasus tersebut KPK telah memasukan nama Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak kedalam daftar pencarian orang (DPO).

Dia menjadi buronan karena berstatus tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pelaksanaan berbagai proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Tengah.

"Benar, KPK nyatakan, telah masuk dalam DPO," kata Plt Juru Bicara KPK bidang Penindakan KPK Ali Fikri, 18 Juli lalu.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: rri.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X