Bareskrim Polri Tetapkan Empat Petinggi ACT Sebagai Tersangka

- Senin, 25 Juli 2022 | 21:44 WIB
Mantan Presiden ACT (Aksi Cepat Tanggap) Ahyudin
Mantan Presiden ACT (Aksi Cepat Tanggap) Ahyudin

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Jakarta. Pendiri dan mantan ketua Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim Polri

Ahyudin jadi tersangka atas kasus penyalahgunaan dana kompensasi bagi korban pesawat Lion Air.

Diketahui ACT dipercaya untuk menyalurkan dana kemanusiaan dan dana bantuan korban jatuhnya pesawat Lion Air senilai Rp 138 miliar. Tetapi dari dana itu sebanyak Rp 34 miliar digunakan di luar peruntukannya, yakni buat gaji dan membeli truk. Serta disalurkan ke koperasi 212 sebesar Rp 10 miliar.

Baca Juga: ACT Diduga Tak Salurkan Dana Boeing ke Ahli Waris Korban Kecelakaan Lion Air. Begini Penjelasan Polisi

Tak hanya Ahyudin, tiga petinggi ACT lainnya juga menjadi tersangka. Antara lain Ibnu Khajar selaku ketua ACT, Hariyana Hermain selaku Senior Vice President dan Anggota Dewan Presidium ACT, dan Novariadi Imam Akbari selaku Sekretaris ACT.

Hal itu diungkapkan Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Helfi Assegaf kepada wartawan, Senin, 25 Juli 2022.

"Empat orang yang disebutkan tadi pada pukul 15.50 WIB, telah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Helfi.

Kendati demikian, keempat tersangka ini belum dilakukan penahanan dan pihak Dirtipideksus Bareskrim Polri masih akan melakukan diskusi internal untuk menetapkan waktu penahanan.

"Untuk sementara akan kita gelar kembali terkait penangkapan dan penahanan," ucapnya.

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X