Presiden Jokowi Perintahkan Polri Mengawal Tiga Agenda Strategis Indonesia. Apa Saja?

- Selasa, 5 Juli 2022 | 17:52 WIB
Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara di HUT ke-76 Bhayangkara. (dok. Tangkapan layar Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara di HUT ke-76 Bhayangkara. (dok. Tangkapan layar Sekretariat Presiden)

SUARA MERDEKA PEKALONGAN-Semarang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi inspektur Upacara Peringatan ke-76 Hari Bhayangkara, di Akademisi Kepolisian, di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, 7 Juli 2022.

Dalam amanatnya, Presiden Jokowi memerintahkan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung agenda strategis nasional.

Agenda tersebut meliputi pembangunan Ibu Kota Negara, Presidensi G20, dan Pemilihan Umum (Pemilu).

Baca Juga: Presiden Putin Tawarkan Layanan Penerbangan Langsung Jakarta Moskow. Ini Alasannya

Menurut Jokowi, agenda pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tidak hanya simbol sebagai identitas bangsa tetapi juga representasi kemajuan bangsa.

“Banyak agenda nasional lain yang harus didukung oleh Polri. Pertama, pembangunan Ibu Kota Negara. Pindah ibu kota adalah pindah cara kerja untuk membangun motor kemajuan Indonesia ke depan, Polri harus mengawal agar dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Jokowi.

Terkait agenda Presidensi G20 Indonesia, Jokowi meminta Polri mengawalnya agar terjamin keamanan selama kegiatan yang puncaknya akan digelar di Bali pada November mendatang.

“Agenda G20 yang sudah berlangsung dan harus terus dikawal. Puncaknya nanti adalah KTT G20 di bulan November, di Bali, yang akan dihadiri oleh para kepala negara anggota-anggota G20,” ujarnya.

Baca Juga: Hasto : Sumatera Barat Merupakan Pintu Gerbang Kemajuan Indonesia

Halaman:

Editor: Haryoto Bramantyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X